Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Perancis
Usai Didemo, Perancis Malah Legalkan Pernikahan Sesama Jenis
Saturday 18 May 2013 22:25:12
 

Bendera Perancis.(Foto: Ist)
 
PARIS, Berita HUKUM - Presiden Prancis, Francois Hollande telah meresmikan undang-undang yang melegalkan pernikahan gay di Prancis. Peresmian tersebut menjadikan negara dengan penduduk muslim terbesar di Eropa tersebut, sebagai negara ke-14 di dunia, yang melegalkan pernikahan sesama jenis.

Sebelumnya undang-undang tersebut banyak menuai kecaman melalui serangkaian hambatan dan penolakan, namun Prancis kini melegalkan pernikahan sesama jenis.

Undang-undang yang baru ini juga mengatur soal ketentuan adopsi bagi pasangan gay dan penandatanganan dilakukan setelah Dewan Konstitusional tidak mengabulkan gugatan yang diajukan oposisi sayap kanan, yang selama ini memang menjadi penghalang untuk menerapkan undang-undang tersebut, seperti dilansir AFP, Sabtu (18/5).

Sehari sebelumnya (17/5), Presiden Hollande yang oleh para demonstran dikatakan bejat, menegaskan bahwa dirinya akan menghadapi setiap perlawanan yang ada demi memastikan undang-undang ini benar-benar diterapkan.

"Saya akan memastikan bahwa undang-undang ini benar-benar diterapkan di seluruh wilayah negera ini, secara keseluruhan, dan saya tidak akan menerima adanya gangguan terhadap praktik pernikahan ini," katanya.

"Inilah saatnya untuk menghormati undang-undang dan juga republik," imbuh Hollande.

Menteri Kehakiman Prancis Christiane Taubira menambahkan, pernikahan gay pertama di Prancis akan bisa dilakukan pada awal Juni mendatang.

Pasca undang-undang diresmikan, kelompok oposisi tetap menegaskan perlawanannya. Dijadwalkan, mereka akan kembali menggelar unjuk rasa besar-besaran di Paris, pada 26 Mei mendatang.

Dalam beberapa bulan akhir, undang-undang ini telah memicu perdebatan sengit. Bahkan juga memancing ratusan aksi unjuk rasa di Prancis, tempat dimana populasi muslim terbesar dari 6 juta pemeluk Islam di Kota Mode yang beberapa berakhir dengan bentrok dengan pihak aparat.(afp/bhc/mdb)



 
   Berita Terkait > Perancis
 
  Sarkozy Resmi Diselidiki Aparat Prancis
  Perancis Selidiki Penikaman Tentara di Paris
  Usai Didemo, Perancis Malah Legalkan Pernikahan Sesama Jenis
  Dua Pelaku Tewasnya Tiga Pegiat Kurdi Berhasil Ditangkap
  Warga Prancis Protes Tolak Pernikahan Gay
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2