Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Laos
Tiba di Laos, Presiden SBY Temui Presiden Sayasone
Sunday 04 Nov 2012 19:47:46
 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Laos Choummaly Sayasone.(Foto: Ist)
 
LAOS, Berita HUKUM - Usai menempuh perjalanan dari London, Inggris, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ibu Negara Hj Ani Yudhoyono tiba di Bandar Udara Internasional Wattay, Vientiane, Minggu (4/11) pukul 09.30 waktu Laos. Cuaca cerah cenderung panas ketika Presiden dan rombongan tiba di Vientiane dan tidak ada perbedaan waktu antara Vientiane, Laos dan Jakarta, Indonesia.

Di bandara, Presiden dan Ibu Ani Yudhoyono disambut Duta Besar Republik Indonesia untuk Laos, Kria Fahmi Pasaribu beserta jajarannya dan para menteri yang telah mendahului tiba di Laos, di antaranya Menpora Andi Mallarangeng dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam.

Dari bandara, Presiden langsung menuju kawasan ASEM Villas yang terletak di Don Chan Island, tempat Presiden dan Ibu Ani mengingap selama melakukan kunjungan kerja di Laos. Sore hari, pukul 15.00, Presiden menemui Presiden Laos Choummaly Sayasone di Istana Ho Kham.

Kedua Kepala Pemerintahan kemudian memimpin delegasi masing-masing untuk melakukan pembicaraan bilateral. Pada akhir pertemuan, SBY dan Sayasone menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman mengenai aktivitas bersama untuk meningkatkan komunikasi dan konsultasi bilateral. MoU ditandatangani Menlu Marty Natalegawa dan Menlu Laos Thongloun Sisoulith.

Sekitar pukul 16.00 waktu Laos, Presiden SBY meninggalkan Istana Ho Kham sekaligus menyudahi kunjungan kenegaraan kepada Presiden Sayasone.

ASEM

Disamping melakukan kunjungan kenegaraan, agenda Presiden SBY selama berada di Vientiane adalah menghadiri KTT KE-9 ASEM (Asia Europe Meeting) yang dipusatkan di National Convention Center. Sejumlah pemimpin negara yang hadir dalam KTT kali ini diantaranya adalah PM Slovenia Janez Janša, PM Vietnam Nguyen Tan Dung, PM Norwegia Jens Stoltenberg, dan PM Pakistan Raja Pervaiz Ashraf.

Presiden dijadwalkan berada di Laos selama tiga hari dua malam dan akan kembali ke tanah air pada hari Selasa, tanggal 6 November 2012.

Menurut Staf Khusus Presiden bidang Luar Negeri Faizasyah kunjungan kenegaraan Presiden tersebut diharapkan akan semakin meningkatkan kerja sama kedua negara, baik secara bilateral maupun dalam konteks upaya bersama menyikapi berbagai isu global.

Laos berada di sebelah utara Komboja dan di sebelah selatan RRT, dengan luas sekitar 236,800km2, Laos memiliki iklim tropis seperti kebanyakan negara-negara ASEAN lainnya dengan 2 musim yaitu musim hujan (bulan May-Oktober) dan musim kemarau(november-april). Suhu rata-rata tahunan adalah sekitar 28 derajat celcius. Negara dengan populasi sekitar 6,5 juta jiwa ini rata-rata bekerja sebagai petani dengan beras menjadi sumber pertanian utamanya.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja kali ini diantaranya Menlu Marty Natalegawa, Mensesneg Sudi Silalahi, Menperin MS Hidayat, Mendag Gita Wirjawan, Menparekraf Marie Elka Pengestu.(ram/es/skb/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Laos
 
  Tiba di Laos, Presiden SBY Temui Presiden Sayasone
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2