Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus Hambalang
Teuku Bagus Mengaku Khilaf, Akibat Perannya Dalam Kasus Korupsi Hambalang
Friday 06 Sep 2013 21:23:23
 

Teuku Bagus Muhammad Noor, usai di periksa di Gedung KPK.(Foto: BeritaHUKUM.com/opn)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah menjalani pemeriksaan selama lebih kurang 7 jam sejak pukul 13:00 Wib, oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Teuku Bagus M Noor saksi untuk tersangka Deddy Kusnidar, dalam kasus korupsi Mega Projek Sport Center di Sentul Bogor.

Bagus, mengaku khilaf dalam pengerjaan proses tender, dimana peranya saat itu sebagai Direktur PT Adhi Karya .

Tengku Bagus, awalnya menerangkan, saya tadi diperiksa sebagai Saksi untuk pak Deddy Kusdinar.

Kemudian teman-temenkan sudah tahu, karena persidangan pak Deddy Kusdinar dalam waktu dekat sudah segera dimulai.

Iya sebaiknya kita tunggulah.

Kita tunggu dari persidangan nanti siapa yang berperan sebagai apa, dan ini masih kita dalami bersama KPK.

"Mungkin dalam persidangan nanti akan terungkap, mungkin ada satu, dua, ke khilafan saya," ujar Teuku Bagus.

Jadi Bapak merasa Khilaf pak?

"Iya mungkin, kita belum tahu, kita belum tahu. Ya kira-kira begitu," ujar Teuku Bagus.

Soal aliran dana dalam anggaran Hambalang mengalir kemana saja dari Bapak?

"Saya gak tahu. Saya gak bisa ngomong," pungkas Teuku Bagus sambil berlalu.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > Kasus Hambalang
 
  Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
  Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
  Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
  KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
  Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
 
ads1

  Berita Utama
Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum

Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Munaslub IWAPI 2026 Sah dan Mengikat, Pemberhentian 26 Ketua DPD Cacat Hukum

• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2