Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Mengandung Babi
Terindikasi Lemak Babi, Minyak Goreng Bening Haram
Sunday 27 Oct 2013 10:07:48
 

Ilustrasi, Minyak Goreng.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Bidang Edukasi Halal dan Promosi, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPO-MUI), Lia Amalia mengatakan bahwa minyak goreng bisa berindikasi haram.

Pasalnya untuk pemurniannya agar menjadi bening minyak goreng biasanya digunakan karbon aktif yang berasal dari lemak babi.

“Itulah maka diperlukan sertifikat halal, sebab ketika saya audit ternyata untuk menjadikan minyak goreng itu bening menggunakan karbon aktif yang biasanya berasal dari lemak babi,” ujar Lia dalam seminar “Bergaya Hidup Halal-Kuliner Halal dan Thoyyib” di Arrahman Quranic Learning Islamic Center (AQLIC), Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (27/10), seperti yang dikutip dari pelitaonline.com.

Ia menjelaskan, tidak hanya minyak goreng, hal ini juga terjadi pada gula agar menjadi warna putih menggunakan karbon aktif. Bisa terbuat dari tulang, batok kelapa atau bahan tambang.

“Jika berasal dari tulang sapi, apakah penyembelihannya sesuai syariat Islam atau tidak,” katanya.

Umat Islam juga, kata Lia, harus bersikap kritis terhadap penggunaan karbon aktif yang menggunakan tulang babi.

Menurutnya, para Muslimah perlu mengetahui titik-titik kritis produk pangan yang dikonsumsi suami dan anak-anaknya.

Sementara itu Ustadz Bachtiar Nasir mengingatkan, makanan yang dikonsumsi menjadi pintu gerbang unsure baik dan buruk dalam tubuh.

“Tidak hanya mempengaruhi fisik, tapi juga ruhani. Ini yang seharusnya diperhatikan para Muslimah,” tutur Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) itu.

Keterbatasan akal manusia, katanya, seringkali membuatnya menolak syariat Allah SWT. Padahal akal itu harus tunduk kepada wahyu. Ikuti perintahnya, baru mengetahui manfaatnya.(hsn/hrm/pol/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Mengandung Babi
 
  Telusuri Keberadaan Daging Babi Mirip Daging Sapi di Wilayah Lain
  Awas, Dua Coklat Cadbury Mengandung 'Porcine' Babi
  Terindikasi Lemak Babi, Minyak Goreng Bening Haram
  WaSekjen MUI KH Tengku Zulkarnain: Polisi Bertindak Cepat, Seret Produsen Kickers Kulit Babi ke Meja Hijau
  Kantin SD di Samarinda Jual Bakso Daging Babi
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2