JEMBER, Berita HUKUM - Sebanyak 50 pelajar yang tergabung dalam Solidaritas Pelajar & Komunitas Sepeda Tua menggelar aksi simpatik pada Selasa (3/2) sore lalu di Depan Kantor Bupati Jember. Mereka mengumpulkan tanda tangan masyarakat melalui kain putih yang terbentang.
Setelah itu, mereka melepaskan rombongan yang terdiri dari 12 orang yang akan bersepeda dari Jember menuju Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Istana Negara di Jakarta. Koordinator lapangan Agus Hamdani mengatakan, perjalanan sejauh 1.000 km ini merupakan bentuk dukungan bagi KPK dan diperkirakan akan ditempuh dalam tujuh hari.
“Ini merupakan bentuk dukungan yang bisa kami lakukan bagi KPK,” katanya.
Selain itu, perjalanan ini akan melalui rute Malang, Solo dan Yogyakarta. Dan di kota itu, akan bergabung komunitas pesepeda lainnya dengan tujuan dan misi yang sama. “Di tengah jalan, akan bergabung teman-teman onthelis yang lain. Dan di setiap titik pemberhentian kami akan mengajak masyarakat membubuhkan tanda tangan sebagai dukungan yang akan kami berikan kepada KPK,” sambungnya.
Selain memberikan dukungan kepada KPK, kegiatan yang diprakarsai Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jember dan Komunitas Onthel Siswo Projo, juga bertujuan mendukung Presiden Joko Widodo agar tegas bertindak tegas dalam menyelesaikan krisis ini.(kpk/bhc/sya)
|