Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Kejaksaan Agung
Tas Hitam di Pintu Utama Gedung Kejagung, Isinya Ternyata Bukan Bom
Friday 24 May 2013 16:46:25
 

Brigadir Amsir dari Gegana saat mendekati tas yang diduga berisi Bom, Jumat (24/5) di depan Pintu utama Kejaksaan Agung.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Tas koper hitam yang tergeletak di depan pintu masuk utama Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), siang tadi ternyata isinya bukan bom.

Usai Brigadir Amsir, seorang pasukan Gegana dengan pakaian pelindung lengkap, 3 kali bolak balik mendekati tas tersebut dan meletakan alat pendeteksi tepat di samping tas tersebut, ada gelombang magnet, namun setelah dibuka ternyata bukan bom.

Dari hasil pantauan BeritaHUKUM.com di lapangan, terlihat tas tersebut berisi laptop yang masih terbungkus rapi dalam tas laptop persegi empat dan ada kemeja kotak-kotak dengan warna dasar putih, saat dua orang pasukan Gegana datang membuka tas kotak hitam tersebut.

Awalnya tas tersebut terlihat oleh seorang Ibu penyapu jalan raya, namun ibu tersebut hilang entah kemana, namun sempat memberi tahukan kepada seorang pengamen yang kemudian pengamen tersebut berteriak dari luar pagar ke Keamanan Dalam (Kamdal) Kejagung.

Kamdal Aman Huzaini dan Sukirno yang tengah bertugas pun segera memberitahu pihak kepolisian.

"Ya kami segera menghubungi pihak kepolisian, itu kan (bom) tanggung jawab mereka," kata Aman. Tak berselang lama, sekitar 6 orang anggota polisi dari Polsek Kebayoran Baru datang dan memberi garis polisi.

Menanggapi hal ini, Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Adex mengatakan, belum ada unsur teror terkait kasus-kasus besar yang tengah diusut oleh Kejagung, seperti kasus Indosat, Chevron atau kasus dibukanya kembali kasus yayasan Super Semar, dan kasus lainnya yang jika ditotal kerugian negara mencapai angka triliunan rupiah.

"Mengenai unsur teror terhadap kejaksaan, untuk sementara tidak kita temukan," kata AKBP Adex, kepada BeritaHUKUM.com, Jumat (24/5).

"Isinya laptop, alqur'an dan pakaian. Tak ada saksi yang pasti siapa pemilik tas tersebut," imbuh Adex.(bhc/mdb)



 
   Berita Terkait > Kejaksaan Agung
 
  Jaksa Agung Himbau Staf Ahli Memantau Perkembangan dan Perubahan KUHP atau KUHAP
  Amir Yanto Jadi Jamintel Gantikan Sunarta yang Menjadi Wakil Jaksa Agung
  Wakil Jaksa Agung Apresiasi Kejati Kalbar Terkait Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
  Ini Tujuan Wakil Jaksa Agung Berkunjung ke Riau
  Ini Penjelasan Wakil Jaksa Agung Terkait Undangan Konperensi Pers DPP PEKAT IB
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2