JAKARTA, Berita HUKUM - Chyntia Maramis mengungkapkan begitu banyak permasalahan dalam rumah tangganya dengan Adrian Tapada. Bahkan, tak hanya menggugat cerai, penyanyi era 80-an itu juga melaporkan sang suami ke Polda Metro Jaya.
"Masalah penelantaran istri dan anak-anak dan biaya hidup," ungkapnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (20/12).
Chyntia mengaku proses pelaporan itu sudah memasuki tahap Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Ia pun rencananya besok akan mendatangi Polda Metro Jaya.
"Besok saya akan BAP jam 10:00 WIB di Polda Metro Jaya," tuturnya.
Mereka menikah pada Januari 2003 silam. Dari pernikahannya dengan Adrian, Chyntia dikaruniai tiga orang anak yang usianya masih di bawah 10 tahun.
Namun, bahtera rumah tangga mereka kini tengah berada di ujung tanduk. Selain melaporkan sang suami ke polisi, bintang sinetron 'Kesetiaan Cinta' itu juga telah menggugat cerainya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya bahwa, ia menuding ayah dari tiga anaknya itu kerap melakukan pelecehan seksual. "Tentang orang ketiga, saya tidak tahu dengan jelas. Tetapi di dalam masa berumah tangga saya merasa terkhianati, baik itu lewat pelecehan-pelecehan seksual," ungkapnya usai menjalani sidang cerai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (20/12).
Chyntia mengungkapkan, pelecehan seksual yang dilakukan suaminya itu terjadi sekitar pertengahan tahun 2007. Ia juga menambahkan yang menjadi korban yaitu keponakannya sendiri.
"Tahun 2007-2008, itu suami sebanyak 3 sampai 4 kali dengan keponakan saya sendiri, juga dengan suster kita," kisahnya, seperti yang dikutip dari detik.com, pada Kamis (20/12).
Namun, hingga saat ini tudingan tersebut belum bisa dibuktikannya. Pihak Adrian juga belum bisa dimintai komentarnya mengenai tudingan tersebut.(dtk/bhc/opn) |