Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
TNI Terjunkan 499 Prajurit, Evakuasi Korban Longsor Banjarnegara
Sunday 14 Dec 2014 15:19:19
 

Evakuasi korban bencana tanah longsor di Dusun Jemblungan, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.(Foto: Istimewa)
 
BANJARNEGARA, Berita HUKUM - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menerjunkan kurang lebih 499 prajurit untuk mengevakuasi korban bencana tanah longsor di Dusun Jemblungan, Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Minggu (14/12).

Ke-499 prajurit TNI tersebut berasal dari beberapa kesatuan yang ada di wilayah Jawa Tengah antara lain: 277 prajurit Kodim 0704/Bna, 20 prajurit Korem 071/Wjk, 60 prajurit Kodim 0701/Bms, 31 prajurit Kodim 0702/Pbl, 45 prajurit Yonif 406/CK, 44 prajurit Yonif 407/PK, 25 prajurit Kopassus, 20 prajurit Denbekang IV-44-01, 12 prajurit Denkesyah Pwk, 5 prajurit Denhubrem 071, 8 prajurit Denpom Pwk dan 2 prajurit Denzibang Pwk.

Para prajurit TNI yang melaksanakan misi sosial tersebut telah berada di lokasi semenjak kemaren pagi. Mereka bersama-sama dengan komponen masyarakat lainnya terus berupaya mencari kurang lebih 90 warga masyarakat yang hingga saat ini belum diketahui nasibnya. Sementara itu, dari hasil pemantauan para prajurit di lapangan jasad korban yang telah berhasil dievakuasi berjumlah 18 orang. Mereka juga terus melakukan pendataan warga masyarakat setempat untuk memastikan berapa jumlah warga yang menjadi korban tanah longsor di Banjarnegara Jateng tersebut.

Mengingat medan yang begitu berat dan tanah di lokasi kejadian yang mudah longsor disertai dengan hujan yang masih terus menguyur sehingga sangat dimungkinkan rawan adanya pergerakan tanah susulan. Oleh karena itu, diperlukan tenaga yang terlatih dan kehadiran para prajurit TNI di lokasi kejadian diharapkan dapat membantu dan mempercepat proses evakuasi para korban yang hingga saat ini belum ditemukan.

Selain mencari korban, para prajurit TNI juga mendirikan tenda lapangan yang dilengkapi dengan tenaga medis dan mendirikan dapur umum untuk para pengungsi, serta prajurit yang terlatih menghadapi medan yang berat. Para prajurit TNI telah siap untuk memberikan layanan terbaik bagi warga yang menjadi korban tanah longsor di Banjarnegara Jateng.

Kehadiran TNI dalam membantu evakuasi korban tanah longsor ini sesuai dengan UU RI Nomor 34 tahun 2004 tentang tugas TNI yaitu Operasi Militer untuk Perang (OMP) dan juga Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Salah satu OMSP adalah membantu bencana alam seperti banjir, gempa bumi, tanah longsor dll.

Atas terjadinya bencana tersebut, pimpinan TNI menyampaikan rasa berduka cita, dan mendoakan agar para korban yang meninggal diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Dan bagi yang terluka semoga segera pulih dan yang masih belum ditemukan semoga bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat.(tni/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2