Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Sandiaga Uno
Survei: Perlahan Popularitas Sandiaga Uno Dekati Ahok
2016-07-04 13:10:35
 

Ilustrasi. Sandiaga S. Uno bakal calon Gubernur DKI Jakarta dari partai Gerindra.(Foto: BH/mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim pemenangan bakal calon gubernur DKI Sandiaga Uno bersyukur karena berbagai hasil survei independen memperlihatkan hasil yang menggembirakan, bahkan Sandiaga mampu mengejar popularitas Ahok.

"Hampir semua survei memperlihatkan hasil yang baik dan Sandi Uno menempati posisi kedua setelah pertahana, Gubernur Basuki T Purnama (Ahok). Kami bersyukur," kata penanggung jawab tim pemenangan Sandiaga Uno, Panji Gunardi didampingi Sandiaga Uno Media Center, Budi Purnomo Karjodihardjo di Jakarta, Jumat (1/7).

Survei terbaru dari lembaga Indonesia Lima juga menempatkan nama Sandi Uno sebagai salah satu nama yang mendominasi kandidat calon gubernur Jakarta. Urut-urutannya adalah Ahok (53 persen), Sandi Uno (22 persen), Yusril Izha Mahendra (15 persen) dan DJarot Saiful Hidayat (5 persen).

"Tren popularitas dan elektabilitas Sandi Uno dari waktu ke waktu juga meningkat secara signifikan. Bahkan melampau perkiraan kami," kata Panji.

Menurut Panji, dalam perjalanan "blusukan" dan menyapa warga serta mendengarkan curhat warga selama tiga bulan lebih, ternyata banyak yang menaruh harapan kepada Sandi Uno untuk membawa perubahan yang lebih baik.

"Umumnya warga berharap Sandi Uno bisa menjaga stabilitas harga bahan pokok. Selain itu juga bisa mengatasi solusi pengangguran dan menekan tingkat kriminalitas," kata Panji.

Sebelumnya lembaga survey SPIN (Survey&Polling Indonesia) juga menempatkan Sandi di posisi yang baik setelah Gubernur Basuki, dengan urutan Basuki (34,1 persen), Sandiaga Uno (15,2), Yusril Ihza Mahendra (14,7), Adhyaksa Dault (11,2), Abraham Lunggana (10,7), Sjafrie Sjamseoddin (9,5) dan Husnaeni Moein (4,6 persen).

Demikian juga dengan hasil survei beberapa lembaga.(yn/teropongsenayan/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

 

ads2

  Berita Terkini
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2