Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Switzerland
Survei: Indonesia Dinilai Paling Mendukung Peran Agama
Thursday 17 Apr 2014 20:54:49
 

Ilustrasi. Indonesia menempati peringkat teratas dalam survei.(Foto: Istimewa)
 
SWITZERLAND, Berita HUKUM - Sebuah survei di 65 negara mengemukakan sebagian besar orang percaya agama memiliki peran penting di masyarakat. Dari 66.000 orang yang disurvei oleh WIN/Gallup ditemukan Indonesia merupakan negara yang paling mendukung pentingnya agama, sedangkan Afrika merupakan benua yang paling mendukung agama.

Amerika Serikat mengalahkan negara berkembang dalam survei ini.

Selain itu, beberapa negara Eropa Barat berada di antara negara-negara yang paling kurang menganggap penting agama.

Survei juga menunjukkan semakin tinggi tingkat pendidikan responden, semakin tidak baik pandangan mereka terhadap agama.

Namun survei juga menjelaskan diantara atheis, empat dari 10 orang mengatakan agama memiliki peran penting di negara mereka.

Survei Gallup pada 2012 juga telah menunjukkan menurunnya jumlah penganut atheis di dunia dan semakin bertambahnya jumlah orang yang merasa faktor agama penting dalam menunjang kehidupan.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Switzerland
 
  Survei: Indonesia Dinilai Paling Mendukung Peran Agama
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2