Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Suriah
Suriah Gempur Kota Pemberontak
Monday 20 May 2013 08:48:20
 

Kota Qusair sudah dikepung tentara pemerintah Suriah sejak beberapa pekan lalu.(Foto: Ist)
 
SURIAH, Berita HUKUM - Tentara pemerintah Suriah melancarkan operasi untuk merebut kembali kota Qusair yang dikuasai pemberontak.

Kota di Suriah barat itu telah dikepung dalam beberapa pekan terakhir.

Televisi pemerintah mengatakan dalam pengepungan ini 70 tentara pemberontak tewas sementara balai kota telah direbut.

Para aktivis mengatakan 30 orang tewas, banyak di antaranya pejuang pemberontak.

Muncul sejumlah laporan sekutu Suriah di Lebanon, Hizbullah, bergabung dengan tentara pemerintah di pertempuran ini, sementara militan Sunni Lebanon mendukung pemberontak.

Kota Qusair dinilai penting karena menghubungkan Damaskus dengan kubu-kubu propemerintah di kawasan pantai sementara bagi pemberontak Qusair adalah pintu masuk ke Lebanon.

Assad tak akan mundur

Dalam perkembangan terkait, Presiden Bashar al-Assad mengatakan masyarakat internasional semestinya memusatkan perhatian untuk menghentikan aliran dana dan senjata ke pemberontak.

Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara dengan surat kabar Argentina, Clarin, dan dianggap sebagai reaksi dari pengumuman Rusia dan Amerika Serikat bahwa mereka akan menggelar konferensi tentang Suriah di Jenewa bulan Juni.

Dalam konferensi ini Rusia dan AS mencoba untuk menghadirkan pemerintah dan pemberontak Suriah.

Assad juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan turun hingga pemilihan presiden tahun depan.

"Nakhoda tidak meninggalkan kapal saat badai menghadang," kata Presiden Assad, Minggu (19/5).(bbc/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > Suriah
 
  Presiden Assad dapat Suaka di Rusia, Pemberontak HTS Kuasai Damaskus
  Konflik Suriah: Turki dan Rusia Sepakat Umumkan Gencatan Senjata 'Bersejarah'
  Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Bersumpah Melanjutkan Operasi Militer di Suriah Utara
  Serangan Turki di Suriah, Jumlah Korban Meninggal dan Pengungsi Melonjak
  Erdogan: Pasukan Turki Lancarkan Serangan di Suriah untuk Dirikan 'Zona Aman'
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2