Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Selebriti    
Slank
Slank Diajak Jokowi Kampanyekan Kebersihan
Saturday 08 Jun 2013 13:57:04
 

Ilustrasi, Slank.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendatangi markas grup rock Slank di Jalan Potlot III, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (7/6). Tiba sekitar pukul 14.00 WIB, Jokowi -panggilan Joko Widodo- disambut para personel Slank dan awak manajemennya.

Maksud kedatangan orang nomor satu di Pemprov DKI Jakarta itu untuk bersilaturahmi dengan para personil Slank. Selain itu, Jokowi tengah menjajaki kerjasama antara Pemprov DKI dan Slank terkait kampanye membuang sampah pada tempatnya. "Baru disampaikan tapi belum tahu mau dibuat sebuah lagu atau kegiatan," ujar Jokowi kepada wartawan usai bertemu personil Slank.

Mantan Wali Kota Surakarta ini menegaskan, sampah adalah salah satu masalah besar ibu kota. Menurutnya, sekitar 2000 ton sampah per hati masuk ke kali-kali di Jakarta. Hal ini merusak lingkungan dan menjadi penyebab banjir yang rutin menyapa warga ibu kota.

Dengan bantuan Slank, Jokowi berharap pesan-pesan kampanye anti buang sampah sembarangan dapat lebih mudah diterima masyarakat. Pasalnya, Slank merupakan grup musik dengan jumlah fans terbesar di Indonesia yang sebagian besarnya adalah anak muda. "Dengan Slank kita bisa," imbuh gubernur penggemar musik metal ini.

Sementara front man sekaligus drummer Slank, Bim Bim, sangat mengapresiasi tawaran Jokowi untuk membantu kampanye buang sampah pada tempatnya. Bim Bim mengaku bahwa bandnya memiliki ide yang sama.

"Sudah lama Slank dan Slanker mau bersihin sungai, tapi gubernur sendiri begitu. Ya, jodoh," ujar pendiri Slank tersebut.

Gitaris Slank, Abdee Negara meyakini keterlibatan Slank dalam kampanye program Pemprov DKI akan sangat bermanfaat. Pasalnya, selama ini pertunjukan musik termasuk milik Slank merupakan penghasil sampah yang cukup banyak. "Paling tidak buat Slanker, habis nonton konser jangan buang sampah sembarangan," ucap Abdee, seperti yang dikutip dari jpnn.com, pada Jum'at (7/6).(dit/jpc/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Slank
 
  Grup Band Slank Launching Album Salam 3 Jari
  Konser perayaan 30 tahun Slank, Kaka: Kemarin Seharian Latihan
  Panggung Jazz Tak Lagi Milik Orang Kota
  Slank Jadi Duta Gerakan Jakartaku Bersih
  Slank Diajak Jokowi Kampanyekan Kebersihan
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2