Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Ford
Setir Cacat, Ford Tarik 1,4 Juta Mobil
Friday 30 May 2014 04:27:19
 

Sekitar 200.000 Ford Explorer di kawasan Amerika Utara akan ditarik.(Foto: Istimewa)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Raksasa mobil Amerika Serikat, Ford, mengumumkan penarikan 1,4 juta kendaraan. Sekitar 1,1 juta mobil jenis sport utility vehicles atau SUV buatan Ford yang dijual di kawasan Amerika Utara ditarik karena potensi gangguan power steering.

Sementara 200.000 sedan Taurus yang diproduksi antara 2010 dan 2014 juga ditarik karena rentan mengalami perkaratan.

Pengumuman penarikan mobil buatan Ford dikeluarkan setelah pesaing perusahaan ini, General Motors (GM), menghadapi masalah keselamatan pengguna.

General Motors dituduh menutup-nutupi penurunan standar keselamatan di beberapa model yang mereka buat yang bisa membuat mesin tiba-tiba mati.

Cacat di mobil General Motors diduga sudah menyebabkan 13 kematian meski regulator di Amerika meyakini angka sesungguhnya mungkin jauh lebih besar.

Kasus-kasus ini membuat Ford, General Motors, dan regulator di Amerika mengambil berbagai tindakan untuk memastikan kendaraan langsung ditarik begitu ada laporan tentang gangguan teknis atau penurunan standar keselamatan pengguna.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2