Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    
Cyber Crime
Serangan Spring Dragon Bidik Asia Tenggara
Monday 22 Jun 2015 21:49:15
 

Ilustrasi. Cyber Attack.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kaspersky Lab Global Research and Analysis Team belum baru-baru ini menerbitkan sebuah laporan mengenai Spring Dragon APT. Ini merupakan sebuah tindakan spionase cyber canggih yang membidik organisasi di Vietnam, Taiwan, Filipina, dan beberapa negara lainnya.

Menurut Kurt Baumgartner (Principal Security Researcher Kaspersky Lab), meskipun fokus serangan dari aktor di balik Spring Dragon APT ini tampaknya lebih tertuju kepada Vietnam, beberapa tahun terakhir juga terlihat berbagai tindak eksploitasi yang cukup konstan terhadap subkontraktor pertahanan di seluruh dunia serta organisasi terkait pemerintahan di Vietnam, Taiwan, Filipina, dan lokasi lainnya.

“Eksploitasi yang digunakan untuk [melakukan] intrusi oleh kelompok ini diketahui banyak digunakan di komunitas keamanan cyber, tapi kami mengamati adanya beberapa contoh kemampuan intrusi yang belum pernah digunakan di tempat lain,” ujarnya.

Secara khusus, Kurt menyatakan bahwa pihaknya menemukan Spring Dragon menerapkan teknik infiltrasi yang tidak didasarkan pada eksploitasi terkenal tersebut apabila menargetkan organisasi di Myanmar. Sebaliknya, para penyerang meretas situs dan bahkan dalam satu kasus, mereka mengganti font installer khusus yang diperlukan untuk membuat huruf Myanmar di situs “Planet Myanmar”, dengan file zip installer berbahaya yang dapat memasang alat spionase ke mesin korban. Yang lebih menarik lagi, aktor spionase cyber lain juga menyerang situs yang sama.

Kurt lebih lanjut menyatakan bahwa pihaknya percaya bahwa telah terjadi tumpang tindih tak terduga antara dua aktor spionase cyber pada situs yang sama. Teknik lain menurut Kurt yang ditemukan dari Spring Dragon dan yang digunakan terhadap pemerintah, yaitu memikat korban ke sebuah situs. Kemudian ini akan mengarahkan mereka kepada situs flash installer palsu. Situs ini pada gilirannya akan kembali mengarahkan korban ke flash installer yang telah dibundel dengan backdoor.

Spring Dragon APT merupakan salah satu dari enam puluh ancaman yang bertanggung jawab atas serangan cyber di seluruh dunia dan selama ini dipantau oleh Global Research and Analysis Team Kaspersky Lab. Serangan advanced persistent threat (APT) di kawasan APAC sendiri cukup gigih dalam beberapa tahun terakhir.

Yang baru-baru ini terungkap adalah kelompok Naikon (yang aktif setidaknya sejak 2010) dan kelompok Hellsing (setidaknya sejak 2012. Para aktor ini masih belum secanggih seperti kelompok Equation, Regin atau Duqu 2.0, tetapi mereka tetap menimbulkan masalah bagi banyak organisasi. Ini karena mereka mencuri informasi penting milik korbannya.(infokomputer/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Cyber Crime
 
  Website Diretas, Puan Maharani Minta BSSN Berbenah Diri
  Jerman Mulai Selidiki Dugaan Serangan Siber oleh Rusia
  2 Pelaku Tindak Pidana Peretasan Situs Sekretariat Kabinet Ditangkap Bareskrim Polri
  Biro Paminal Divpropam Susun SOP Patroli Siber, Pengamat Intelijen: Upaya Menuju Polri Presisi
  Deteksi Dini Kejahatan Siber, Baintelkam Polri - XL Axiata Tingkatkan Sinergitas
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2