Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Nigeria
Serangan Bom Lagi di Nigeria, 78 Tebih Tewas
Wednesday 26 Nov 2014 18:36:35
 

Pasar di Maiduguri bukan pertama kali diserang. Warga di pasar memperlihatkan kemarahan setelah serangan.(Foto: twitter)
 
NIGERIA, Berita HUKUM - Nigeria kembali dihantam serangan teroris, kali ini di kota Maiduguri, Nigeria Utara, dengan dua ledakan yang menyebabkan jatuhnya lebih dari 78 korban jiwa, seperti diungkapkan para petugas rumah sakit.

Para saksi mata mengatakan salah satu ledakan, Selasa 25 November, menyerang sebuah pasar yang sibuk setelah para penyerang menaruh bom di tubuh seorang perempuan setempat yang menderita gangguan jiwa.

Serangan pertama disebutkan menewaskan tiga orang dan ketika orang berupaya membantu korban, bom kedua meledak, yang disebutkan disebabkan seorang penyerang perempuan lain.

Wartawan BBC di kota Lagos, Tomi Oladipo, melaporkan belum ada pihak yang bertanggung jawab atas kedua serangan tersebut namun pasar di Maiduguri juga pernah diserang kelompok militan Boko Haram.

Boko Haram juga menggunakan perempuan sebagai pembom bunuh diri dalam aksi terornya belakangan ini.

Rangkaian serangan kekerasan belakangan ini meningkat di Nigeria, antara lain serangan atas pedagang ikan di dekat perbatasan Nigeria dan Chad, yang menewaskan 48 orang.

Sepekan sebelumnya, sedikitnya 47 siswa tewas akibat bom bunuh diri di sebuah aula sekolah di Potiskum, Nigeria timur.
Pemerintah dan militer Nigeria mendapat kritik karena dianggap gagal menghentikan aksi teror yang sebagian diakui secara terbuka sebagai aksi Boko Haram, yang ingin menerapkan Syariah Islam di negara itu.

Bulan April tahun ini, kelompok Boko Haram menculik sekitar 200 murid perempuan dari sebuah sekolah di negara bagian Borno dan keberadaan mereka masih belum diketahui hingga saat ini.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Nigeria
 
  'Kebrutalan Polisi' di Nigeria: Kemarahan Rakyat atas Penembakan Demonstran Berkembang Jadi Kerusuhan
  Korban Ledakan Gas di Nigeria Terus Bertambah
  Serangan Bom Saat Bulan Puasa di Nigeria, 44 Tewas
  Puluhan Warga Nigeria Ditembak Mati Setelah Sholat
  Militer Nigeria Bebaskan 234 Perempuan yang Diculik Boko Haram
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2