Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Pemanasan Global
Sekolah Lapang Iklim Tahap III Provinsi Bali
Thursday 17 Apr 2014 07:39:39
 

BMKG melalui Stasiun Klimatologi Negara menyelenggarakan Sekolah Lapang Iklim Tahap III provinsi Bali Tahun 2014 di Balai Benih Palawija Banyupoh Kecamatan Gerkgak Kabupaten Buleleng.(Foto: Istimewa)
 
BALI, Berita HUKUM - Dampak perubahan iklim sangat dirasakan oleh masyarakat dunia tidak terkecuali Indonesia, Pertanian salah satu sektor yang menerima dampak tidak ringan. Ancaman penurunan hasil pertanian bahkan sampai gagal panen menjadi momok menakutkan. Salah satunya adalah Pertanian di Provinsi Bali yang dihadapkan pada masalah yang tidak sederhana, faktor cuaca dan iklim yang tidak menentu dapat mempengaruhi ikon Bali sebagai salah satu Sentra pangan nasional.

Mengacu pada UU No. 31 Tahun 2009 Tentang MKG Bab XIV Pasal 88 dan 89 yaitu Hak Peran serta Masyarakat dalam peningkatan kegiatan MKG serta Instruksi Presiden No. 5 Tahun 2011 tentang pengamanan produksi beras nasional dalam menghadapi iklim ekstrim. Manfaat dari SLI ini membuat World Meteorology Organization (WMO) mengadopsi untuk menjalankan program adaptasi iklim dibidang pertanian dunia,, karena sasarannya, SLI mengena ke masyarakat yang mata pencahariannya sangat tergantung pada iklim. Oleh karena itu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Negara menyelenggarakan Sekolah Lapang Iklim Tahap III provinsi Bali Tahun 2014 bertempat di Balai Benih Palawija Banyupoh Kecamatan Gerkgak Kabupaten Buleleng, Selasa (15/4).

Kegiatan SLI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petani terhadap informasi iklim, meningkatkan ketrampilan petani dalam kegiatan budidaya tanaman dengan mempertimbangkan unsur cuaca dan iklim dan meningkatkan kemampuan petani dalam antisipasi menghadapi iklim ekstrim, kata Nuga Putrantijo Kepala Stasiun Klimatologi Negara Bali, dalam Laporan Penyelenggaraan.

Secara resmi SLI Tahap III dibuka oleh Kepala BMKG Dr. Andi Eka Sakya M. Eng, dalam Sambutan Kepala BMKG Andi Eka Sakya menjelaskan bahwa BMKG telah mengadakan Sekolah Lapang Iklim di 25 propinsi di Indonesia, oleh karenanya Badan Meteorologi Dunia (WMO) menganggap bahwa SLI yang BMKG lakukan menjadi contoh oleh negara Filiphina dan berbagai negara lain yg ingin menyelenggarakan Sekolah Lapang Iklim.

Acara pembukaan yang dihadiri oleh Bupati buleleng yang diwakili oleh Kadis Pendidikan Kab. Buleleng Bali, KUPT Balai Induk Tanaman Pangan Luwus, Kepala BBMKG Wil. III Bali dan Para KUPT di Lingkungan BBMKG Wil. III.

kegiatan yang berlangsung selama 1 (satu) musim tanam dengan 11 kali pertemuan diikuti 25 orang kelompok Tani di kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng dengan Materi Utama SLI ini terdiri dari Praktek Lapang yaitu pengamatan agroekosistem meliputi pengamatan dan pengukuran unsur cuaca, pertumbuhan tanaman, serta hama penyakit tanaman. Sementara tanaman yang dipilih adalah komoditas Jagung, sedangkan SLI - I dan SLI - 2 telah dilaksanakan secara Indoor yang sifatnya Training of Trainer (TOT).

Tentunya SLI yang diselenggarakan BMKG menjadi harapan bagi para petani untuk dapat beradaptasi terhadap iklim ekstrim, mengurangi dampak kerugian dan meningkatkan produksi pertanian yang pada ujungnya dapat meningkatkan kesejahteraan bagi petani.(rh/wbi/bmkg/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Pemanasan Global
 
  Greta Thunberg Jadi 'Person of The Year' Versi Majalah Time
  Rahmawati Husein, Wakili Asia Tenggara dalam Sidang Dewan Pengarah PBB
  DKI Jakarta Jadi Tuan Rumah Kick Off C40 Climate Action Planning Program
  5 Hal yang Bisa Anda Lakukan Membantu Mengurangi Pemanasan Global
  Donald Trump Tuduh Para Ilmuwan 'Memiliki Agenda Politik' Namun Akui Perubahan Iklim Bukan Hoax
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2