Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
BPJS
Seknas Jokowi dan BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisasi Jaminan Sosial
2016-08-06 22:09:11
 

Dialog 'Sosialisasi Jaminan Sosial' yang digelar oleh Seknas Jokowi bekerjasama dengan BPJS.(Foto: BH /yun)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Seknas Jokowi bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Pusat menggelar Dialog dengan anggota Seknas dan Media, bertemakan "Sosialisasi Jaminan Sosial", yang dilaksanakan di The Bridge Function Hotel Aston Taman Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Sabtu (6/8).

Mohamad Yamin selaku Ketua Seknas Jokowi membuka acara Dialog dan Sosialisasi Ketenagakerjaan mengenai Jaminan Sosial yang dipandu oleh beberapa narasumber, antara lain; Dr. Poempida Hidayatulloh B. Eng., Dr. Surya Tjandra dan Indra Simatupang selaku Anggota dewan Komisi IX.

Dr. Poempida Hidayatulloh, B.Eng, PhD, DIC selaku Dewan Pengawas BPJS mengatakan, "BPJS Ketenagakerjaan yang telah resmi beroperasi penuh ada 4 program, diantaranya Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Pensiun yang melengkapi jaminan sosial yang sebelumnya sudah diselenggarakan," ujarnya.

"Operasional Penuh BPJS Ketenagakerjaan merupakan momentum sejarah menuju Era Baru Jaminan Sosial Indonesia melalui penambahan program penyempurnaan manfaat, peningkatan pelayanan dan pemenuhan semua infrastruktur,BPJS Ketenagakerjaan siap menjadi Jembatan menuju Kesejahteraan Pekerja," katanya.

Sementara, Anggota Dewan Komisi IX, Indra Simatupang mengatakan, "Program BPJS ini merupakan program yang sudah di klaim dan memang sudah diusulkan di partai kami yaitu Partai PDIP, dan ini program andalan dari partai kami, semoga dengan keterlibatan kami ini bisa bersama,-sama turun ke masyarakat dan mensosialisasikannya kepada masyarakat secara baik dan benar," tutupnya.(bh/yun)




 
   Berita Terkait > BPJS
 
  Legislator Minta Pemerintah Tinjau Kembali Program KRIS
  Bongkar-Pasang Regulasi Bingungkan Peserta BPJS Kesehatan
  Fadli Zon: Inpres BPJS Kesehatan Seharusnya Tidak Mengikat
  Luqman Hakim: Batalkan Kepesertaan BPJS Kesehatan sebagai Syarat Pelayanan Pertanahan
  Manfaat JHT Cair di Usia 56 Tahun, Netty: Cederai Rasa Kemanusiaan
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2