JAKARTA, Berita HUKUM - Kita sudah sering mendengar dalam sebuah tayangan berita kriminal. “Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelakunya, tetapi juga karena adanya kesempatan.”
Kejahatan itu, tentu saja termasuk di dalamnya korupsi, juga bisa terjadi sebab dua hal itu. Namun, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas, lebih jauh menjelaskan mengenai “kesempatan” yang dimaksud, yang memungkinkan terjadinya korupis, yakni “Seseorang yang memiliki kekuasaan, ada manfaat ekonomi dari suatu kebijakan dan sistem yang membuka terjadinya pelanggaran,” katanya dalam pembahasan Sistem Integritas Nasional (SIN) bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Armida S. Alisjahbana di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (7/8) lalu.
Konsep ini perlu dilakukan karena dilatarbelakangi oleh tiga hal yang dianggap mendesak, seperti kurangnya interdependensi antarpilar dalam upaya pemberantasan korupsi, perlunya peningkatan komitmen pimpinan di setiap level, dan pemberantasan korupsi terlalu mengandalkan penegakan hukum.
Karena itu, SIN menjadi begitu penting. Sebab, “SIN akan menurunkan tingkat korupsi, mencapai tujuan nasional sesuai dengan mandate UUD 1945 agar masyarakat makmur,” kata Busyro.
Sementara itu, Armida mengatakan bahwa SIN merupakan salah satu dari tiga indikator utama dalam rangka pencegahan dan pemberantasan korupsi. “Dua indikator lainnya yang sudah kita kenal kan IPK, indeks prestasi korupsi lalu kesesuaian peraturan perundangan dengan UNCAC (Konvensi antikorupsi PBB). Nah yang ketiga itu SIN,” katanya.
Sistem Integritas Nasional, kata Armida adalah semacam indeks yang dijadikan indikator efektivitas pencegahan dan pemberantasan korupsi. Menurut Armida, dengan sistem integritas nasional pencegahan dan pemberantasan korupsi tidak hanya terbatas pada ranah trias politika. Namun, masyarakat, pihak swasta dan pemangku kepentingan lainnya, seperti partai politik, lembaga pengawas, media, masyarakat sipil, dan sektor swasta,juga akan diikutsertakan dengan kerangka checks and balances.(kpk/bhc/sya) |