Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Partai Demokrat
SBY Meminta Ma'af Untuk Masyarakat Indonesia di Rapimnas Demokrat
Sunday 17 Feb 2013 20:45:15
 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyalami kader Partai Demokrat, Minggu (17/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Rapimnas Partai Demokrat telah selesai, dimana ratusan kader DPC Demokrat telah menandatangani pakta integritas yang disodorkan oleh ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yodhoyono (SBY).

Dalam pidato politiknya SBY mengatakan, "yang kami lakukan adalah penyelesaian masalah di internal Partai Demokrat, dalam situasi krisis yang dilakukan adalah menejemen krisis dengan pengalaman politik saya miliki. Bila diselesaikan oleh ketua umum Partai saja maka tidak akan efektif, makanya saya turun sebagai Majelis Tinggi Partai," ujar SBY, Minggu (17/2).

SBY juga meminta ma'af kepada semua rakyat Indonesia, bila ada kesalahan dari pengurus dan kader Partai Demokrat.

Kami tidak bicarakan soal pemilu 2014, itu nanti saja. Kami ingin memperbaiki urusan kami, terima kasih atas komentar dan kritik dari rakyat di seluruh tanah air.

"Kalau Partai memiki kesalahan, dengan tulus saya memohon ma'af pada masyarakat Indonesia," ungkap SBY yang disambut tepuk tangan dari semua kader Demokrat.

"Selanjutnya SBY mengatakan, kami bisa menjaga prestasi dan capaian yang telah dicapai oleh pemerintah selama 8 tahun. Sedangkan yang belum baik sudikiranya mendukung untuk kami melakukan perbaikan," pungkasnya.

Acara selanjutnya dilakukan foto bareng SBY dengan seluruh DPD dan DPC Demokrat, yang dimulai dari pengurus DPD Provinsi Aceh.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > Partai Demokrat
 
  Mahkamah Agung RI Kabulkan PK Moeldoko Soal DPP Partai Demokrat, Sudah Tergister
  Pernyataan SBY dan AHY Dipolisikan, Herman Khaeron: Si Pelapor Hanya Cari Panggung
  Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Fakta Big Data, Pembangunan Era Pres SBY Lebih Baik Dibanding Era Pres Jokowi
  Alasan Partai Demokrat Kabupaten Klaten Desak Anggota DPRD HS Mundur
  Sambut Rakernas PKS, AHY: Temanya Sejalan dengan Semangat Partai Demokrat
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia

Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia

KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2