JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) tim KPK, terhadap Walikota Bogor Yasin ditangkap dan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor Muhammad Zairin serta Franciskus Xaverius Yohan dari pihak swasta pada sebuah restoran di kawasan Sentul, Jawa Barat, sekitar pukul 16.13 WIB Rabu sore, pada malam harinya penyidik KPK langsung memasang garis KPK line di ruang kerja dan sekertaris pribadi Yasin.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kantor Bupati Bogor, Rachmat Yasin. Dari informasi, tim KPK berjumlah 6 orang dan langsung menyegel ruang kerja dan ruang sekretaris pribadi Bupati Bogor.
Hingga siang ini Yasin masih menjalani pemeriksaan di KPK dan wartawan masih menunggu pengumuman resmi KPK tentang status Yasin yang ditangkap dalam dugaan suap pengurusan sertifikat lahan di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Apakah Rachmat Yasin nantinya akan keluar dari gedung KPK dengan rompi kuning masih belum dapat dipastikan.
Bersama Yasin, petugas KPK juga mengamankan sopir dan ajudan juga uang tunia miliaran rupiah dari sebuah tempat yang tak jauh dari lokasi OTT, dalam operasi tangkap tangan di Bogor ini. Kini, mereka yang tertangkap tangan masih diperiksa secara intensif di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.(bhc/dar)
|