Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
AS
Remaja Kembangkan Algoritma Komputer untuk Mendiagnosis Leukemia
Sunday 02 Jun 2013 00:13:47
 

Remaja Kembangkan Algoritma Komputer untuk Mendiagnosis Leukemia.(Foto: Ist)
 
SARATOSA, Berita HUKUM - Brittany Wenger berbeda dengan anak SMA seusianya. Dia mengajarkan komputer untuk dapat melakukan diagnosa penyakit leukemia.

Ketika Para mahasiswa 18 tahun dari Sarasota, Florida hanya mampu membuat aplikasi komputer berdasarkan aplikasi yang telah ada sebelumnya yaitu berbasis cloud yang sering dikenal dengan sistem jaringan syaraf tiruan ini. Menemukan pola dalam profil ekspresi genetik diagnosis pasien secara agresif dari kanker dapat disebut sebagai Leukemia Komplikasi Keturunan. Sederhananya, Wenger mengajarkan komputer untuk mendiagnosa penyakit leukemia dengan menciptakan alat diagnostik bagi dokter untuk digunakan.

Karena jaringan syaraf tiruan adalah merupakan program model neuron otak dan interkoneksi mereka, Wenger mengatakan bahwa aplikasi komputer tersebut benar-benar dapat belajar untuk mendeteksi hal-hal yang melampaui pengetahuan manusia.

Leukemia Komplikasi Keturunan umumnya memiliki prognosis buruk, dan penderitanya sering mendapat vonis kesempatan tingkat kelangsungan hidup selama lima tahun hanya 40%.

Seperti yang dikutip dari Marshabel.com, Wenger mengatakan, "berbagai jenis penyakit kanker memiliki sidik jari molekul yang berbeda, ia menemukan empat ekspresi Gen tertentu dalam tubuh yang dapat ditargetkan untuk membuat obat Leukemia Komplikisi Keturunan secara spesifik. Tidak hanya itu dia menciptakan alat diagnostik yang tepat berguna untuk kanker ini, sekaligus temuannya juga dapat membantu mengembangkan cara pengobatan baru di dunia kedokteran," ujarnya.

Wenger yang segera lulus dari Akademi Swasta di Sarasota, sebelumnya menggunakan teknologi buatan intelijen untuk mendiagnosa kanker payudara. Dengan prosedur non-invasif, teknologi nya dapat membantu pengambilan keputusan diagnosa apakah penyakit yang diagnosa dikategorikan kanker payudara ganas atau jinak.

Penemuan baru Wenger ini dengan diagnosa pembuktian leukemia diberi nama layanan Cloud4Cancer. Serta aplikasi komputer ini dapat diubah untuk meningkatkan diagnostik untuk beberapa klasifikasi kanker.(mhb/bhc/ink)



 
   Berita Terkait > AS
 
  Merril Lynch Bayar Ganti Rugi Gugatan Rasial Rp 1,7 Triliun
  AS Marah Terhadap Rusia Soal Snowden
  Bradley Manning Diputus Bersalah Lakukan Spionase
  Dapat Jutaan Dollar Setelah Dipenjara
  Bradley Manning Tunggu Vonis
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2