GORONTALO, Berita HUKUM - Provinsi Gorontalo sebagai daerah yang terbilang baru, pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini tentu saja menimbulkan tantangan sendiri bagi daerah tersebut dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Konflik yang timbul tentu saja membawa dampak negatif bagi keberlangsungan pembangunan.
"Namun Alhamdulillah, Provinsi Gorontalo menurut evaluasi Kementerian Polhukam adalah yang terbilang kondusif dan Aman, data terakhir menyebutkan, Kita (Gorontalo-red) menempati rangking pertama daerah teraman di Indonesia Timur, ditingkat Nasional kita di urutan ke 3," ungkap Sekertaris Daerah Provinsi Gorontalo, Prof. Dr. Ir. Winarni Monoarfa, MS pada acara Bimtek penyelesaian dan penanganan sengketa hukum di Provinsi Gorontalo kerjsama antara Biro Hukum dan Polda dan Kejati Gorontalo, Kamis (10/10).
Menurutnya, konflik yang kerap terjadi saat ini sangat kompleks dan melibatkan banyak stakeholder. Dan yang sangat fatal bila terkait dengan pihak swasta, disatu sisi daerah sangat membutuhkan investasi untuk menopang pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat. Untuk itu kata Winarni, melalui kegiatan Bimtek tersebut, para peserta yang terdiri dari sejumlah kalangan dapat mengikuti dengan baik materi yang diberikan.
"Seluruh pihak perlu memahami dan mengetahui secara dini langkah dan upaya yang dilakukan dalam menghadapi permasalahan atau persoalan hukum, yang pada akhirnya bertujuan bisa menciptakan stabilitas baik dilingkungan, masyarakat, lebih-lebih daerah," tandasnya.(bhc/shs) |