Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Pemilu
Rapimnas KBPP Polri, Bima Arya: Tugas Besar Kita Jaga Stabilitas Politik Jelang Pemilu 2019
2018-09-20 15:36:37
 

Tampak tengah Walikota Bogor Dr. Bima Arya Sugiarto saat menjadi narasumber dalam Rapimnas KBPP Polri.(Foto: BH /mos)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Walikota Bogor Dr. Bima Arya menekankan kepada jajaran Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri, untuk turut mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) pada 2019 mendatang.

Hal itu disampaikannya selaku kader sekaligus penasehat KBPP Polri dan juga narasumber pada acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) KBPP Polri 2018 yang diadakan di Golden Boutique Hotel, Melawai, Jakarta Selatan, Kamis (20/9).

"Karena KBPP Polri merupakan jaringan se-Indonesia yang ada dimana-mana pengabdiannya sehingga kalau solid mengamankan dan mengawal pileg pilpres ini, ya luar biasa," ujarnya.

Ia pun mengimbau agar jajaran KBPP Polri untuk tetap mengedepankan sikap dan perilaku yang bertujuan untuk menciptakan situasi politik yang kondusif terutama di tahun politik seperti sekarang ini. "Yang pasti tugas besar kita adalah sama-sama menjaga kebersamaan stabilitas dan kondusifitas politik," katanya.

Soal berita-berita hoax yang ada jelang pemilu 2019, Walikota yang berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap kepada seluruh anggota KBPP Polri untuk tidak mudah percaya terhadap berita-berita hoax tersebut.

"Sekarang ini pekerjaan rumah kita adalah hoax, informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan dan teman-teman KBPP Polri dapat membantu untuk menyeimbangkan opini tersebut," pungkasnya.

Lebih lanjut, pada kesempatan ini dirinya juga berpesan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai empat pilar demi kesatuan dan persatuan bangsa.

"Menurut saya yang paling penting kaderisasi, karena bangsa ini perlu membangun kaderisasi di semua lini, yang kedua menjaga empat pilar, Pancasila, NKRI, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika. Sehingga bangsa ini tidak bisa digeser ke kanan dan ke kiri, bangsa ini sudah on the track, KBPP Polri punya peran disitu," paparnya.(bh/mos)



 
   Berita Terkait > Pemilu
 
  Usai Gugat ke MK, Mahfud MD dan Ari Yusuf Amir Adakan Pertemuan di Rumah Ketua MA?
  PKB soal AHY Sebut Hancur di Koalisi Anies: Salah Analisa, Kaget Masuk Kabinet
  Daftar Lengkap Perolehan Suara Partai Politik Pemilu 2024, Dan 10 Partai Tidak Lolos ke Senayan
  DPD RI Sepakat Bentuk Pansus Dugaan Kecurangan Pemilu 2024
  Nyaris Duel, Deddy Sitorus PDIP dan Noel Prabowo Mania saat Debat di TV Bahas Pemilu
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2