Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Ramadan
Ramadan Tinggal Sepekan, Ibadah Harusnya Bukan Kendor Tapi Gass Pooool
2021-05-07 19:54:38
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Memasuki 10 hari terakhir bulan suci Ramadan, umat muslim dihimbau untuk mempergiat kegiatan ibadah dan taqarrub kepada Allah.

Rasulullah sendiri telah memberikan contoh bagaimana mengisi sepuluh hari terakhir bulan Ramadan sesuai dengan hadis dari Ibunda 'Aisyah yang diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Ibnu Majah dan Abu Dawud yang berbunyi,

"Dari Aisyah radhiallahu 'anha, ia berkata, Rasulullah shalallahu 'alaihi wasalam ketika masuk 10 hari terakhir bulan Ramadhan, mengencangkan kain bawahnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya."

Menurut Wakil Ketua Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah Agus Tri Sundani, makna 'mengencangkan kain bawahnya' dalam hadis tersebut adalah isyarat simbolik bahwa Rasulullah bersungguh-sungguh dan tekun melaksanakan ibadah.

"Kenapa hal itu dilakukan? Paling tidak kalau kita cermati ada dua pendorong. Bahwa 10 hari terakhir ini merupakan isyarat bahwa sebentar lagi Ramadan akan meninggalkan kita semua. Dan di akhir Ramadan itu ada Lailatul Qadar di mana Allah akan melipatgandakan bagi orang-orang yang beribadah pada-Nya," tutur Agus, Selasa (4/5).

"Kedua, Rasulullah juga menghidupkan malam-malam Ramadan dengan qiyamulail dan baca Al-Qur'an dan juga Rasulullah membangunkan keluarganya untuk beribadah agar seluruh anggota keluarga masuk surga semua,"

Selain melaksanakan qiyamul lail, 10 hari terakhir bulan Ramadan juga sepatutnya diisi dengan memperbanyak bacaan Al-Qur'an. Sebagaimana yang juga dilakukan Rasulullah bersama Malaikat Jibril untuk saling memperdengarkan bacaan Al-Qur'an.

"Bahkan dalam qiyamul lail bacaannya juga lebih panjang. Itu menunjukkan keseriusan Rasulullah dalam menghidupkan malam-malam terakhir bulan Ramadan," imbuh Agus.

"Jadi Ramadan tidak diakhiri dengan kendor dalam beribadah tetapi justru gass poool dalam beribadah," tegas Agus.(muhammadiyah/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Ramadan
 
  Ramadan Tinggal Sepekan, Ibadah Harusnya Bukan Kendor Tapi Gass Pooool
 
ads1

  Berita Utama
Perhatian, 10 Titik Wilayah di DKI Jakarta Ini Mulai Dibatasi Mobilitas Penggunaan Jalannya

Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Bertentangan dengan Konstitusi

Ungkap 1,129 Ton Sabu Jaringan Timur Tengah, Kapolri Apresiasi Jajaran Polda Metro

PPN Pendidikan Tidak Sejiwa dengan Konstitusi Pancasila

 

ads2

  Berita Terkini
 
Komisi IV Minta Rencana Pajak Sembako Dikaji Ulang

Puan Maharani Desak Pemerintah Segera Tekan Tombol Bahaya Covid-19

Anggota Komisi VI Tolak Opsi Garuda Indonesia Pailit

Perhatian, 10 Titik Wilayah di DKI Jakarta Ini Mulai Dibatasi Mobilitas Penggunaan Jalannya

HNW: Ngotot Majukan Capres 3 Periode, Tindakan Inkonstitusional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2