Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Selebriti    
Radja
Radja Ancam Pidanakan Karaoke Inul, Charlie dan Rossa
Thursday 26 Dec 2013 17:02:35
 

Group Band Radja.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kelompok band Radja akan melaporkan sejumlah tempat karaoke artis ke Mabes Polri, Jumat, 3 Januari mendatang.

Tempat karaoke yang akan dilaporkan adalah Inul Vista (milik Inul Daratista), Charlie VH Karaoke (milik Charlie van Houten) dan Diva Karaoke (milik Rossa). Satu tempat karaoke lainnya yang akan dipidanakan adalah Happy Puppy.

Kuasa Hukum Radja, Yanuar Bagus Sasmito, menjelaskan, selain kliennya, beberapa pencipta lagu lainnya juga akan ke Mabes Polri. Tujuannya sama, memidanakan tempat karaoke tersebut.

"Kita akan membawa sejumlah saksi korban seperti pencipta lagu yang merasa dirugikan. Untuk namanya nanti Jumat (3/1) pas pelaporan kita kasih tahu, sekarang masih rahasia," kata Yanuar di Mabes Polri Jakarta Selatan, Kamis (26/12).

Pihaknya sengaja melaporkan kasus tersebut ke Mabes Polri. Itu karena tempat karaoke tersebut tersebar di seluruh Indonesia.

Dijelaskan, tempat karaoke Charlie dan Inul sejauh ini sudah memblokir lagu-lagu Radja. Namun Radja tetap memidanakan perusahaan karaoke itu karena sempat menggunakan lagu Radja tanpa izin.

"Selama ini perusahaan karaoke mencari keuntungan dari lagu-lagu itu, dan itu merugikan pencipta lagu. Dalam kasus ini terdapat unsur pidana dan perdata," terang Yanuar, seperti dilansir dari jpnn.com.(abu/jpnn/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Radja
 
  Radja Ancam Pidanakan Karaoke Inul, Charlie dan Rossa
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2