Hubungan Indonesia dan Korea Utara sudah terjalin sangat" /> BeritaHUKUM.com
Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Rachmawati Sukarnoputri
Rachmawati Menangis Saat Kenang Persahabatan Bung Karno-Kim Il-Sung
Saturday 11 Apr 2015 21:40:49
 

Rachmawati Soekarnoputri putri dari presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno. Ia Pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno, dan merupakan salah satu ketua pembina Universitas Bung Karno.(Foto: BH/yun)
 
JAKARTA, Berita HUKUM. - Rachmawati Sukarnoputrii, putri dari Presiden RI pertama Bung Karno yang juga penulis buku "Presiden Soekarno dan Kim Il Sung" menangis saat mengenang persahabatan ayahnya dengan Presiden Korea Utara (Korut) Kim Il Sung.

Hubungan Indonesia dan Korea Utara sudah terjalin sangat lama. Bahkan Presiden RI pertama merupakan sahabat pemimpin Korea Utara Kim Il Sung.

"Mereka dua pemimpin besar dua negara yang tidak hanya bersahabat, akan tetapi berjuang bersama melawan kolonialisme dan Imperialisme barat," ungkap Rachmawati, tampak sambil mengusap airmatanya saat acara launching buku ‎terbitan kedua, "Presiden Soekarno dan Presiden Kim Il Sung" di kampus Universitas Bung Karno di Cikini, Jakarta, Jumat (10/4) sore.‎

Dalam acara tersebut, Hadir Duta Besar negara Demokratik Korea Utara, Kim Jong Ryul.

Di hadapan Kim Jong Ryul, adik Megawati Soekarnoputri itu tak kuat menahan linangan air mata keharuannya. Ia menangis tersedu-sedu mengenang sejarah romantik hubungan baik dua pemimpin besar dunia tersebut.

"Saya adalah saksi hidup bagaimana keduanya saling mengunjungi,"‎ ungkapnya.

Rachma menambahkan, persahabatan Bapaknya (Soekarno) dengan kakek dari pemimpin negara Demokratik Korut saat ini, Kim Jong Un yang ditandai dengan peran ‎keduanya dalam merealisasikan Konferensi Asia Afrika (KAA) dan mengkonsolidasikan konferensi Non-Blok.

"KAA dan Non Blok itu hanya cikal bakal dari perjuangan keduanya untuk membangun to The World Enforcement dalam merubah tatanan dunia yang berperikemanusiaan. Dalam buku inilah sejarah itu saya ungkapkan," tuturnya.

Relaunching buku ini dilaksanakan di Universitas Bung Karno, Jalan Cikini, Jakarta Pusat, acara yang digelar oleh Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Korea Utara.(bh/yun)



 
   Berita Terkait > Rachmawati Sukarnoputri
 
  Rahmawati Soekarnoputri Pertanyakan Kemerdekaan Indonesia
  Dana Rp 300 Juta dari Rachmawati Bukan untuk Jatuhkan Pemerintahan yang Sah
  Rachmawati Sukarnoputri, Konsolidasi Tokoh Nasional: 'Kembali ke Kiblat Bangsa'
  Rachmawati: Pemerintahan Saat Ini Sudah Liberal Kapitalistik
  Rachmawati Soekarnoputri: Jadi Kemandirian dalam Bidang Ekonomi Itu 'Nonsense'
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Kereta Mewah yang Siap Ubah Wajah Pariwisata Indonesia

Purbaya curhat: Saya menteri paling tidak beruntung di dunia

KPK Petakan 3 Titik Rawan Korupsi APBD, Mitigasi Potensi Kebocoran Daerah Capai Rp2,37 Triliun

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2