Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Arab Saudi
Puluhan Ribu Migran Gelap di Saudi Ditahan
Saturday 16 Nov 2013 12:25:17
 

Migran gelap asal Ethiophia sempat bersembunyi untuk menghindar razia.(Foto: Ist)
 
ARAB SAUDI, Berita HUKUM - Sekitar 50.000 migran di Arab Saudi telah ditahan sejauh ini dalam operasi terhadap pendatang gelap menyusul berakhirnya masa pemutihan awal November lalu.

Puluhan ribu migran gelap dibawa ke tempat penampungan imigrasi di sejumlah tempat di Saudi, termasuk ribuan tenaga kerja Indonesia.

Bentrokan sempat terjadi di Riyadh dan Jeddah karena banyak migran asing yang marah dan menentang deportasi atau penahanan.

Wartawan BBC untuk urusan Arab Saudi, Sebastian Usher mengatakan beberapa ribu migran bersembunyi untuk menghindar penggrebekan polisi di tempat-tempat kerja.

Usher mengatakan ribuan toko tutup akibat pemulangan pekerja gelap.

Sampah-sampah juga berserakan di jalan-jalan dan hal ini menunjukkan Arab Saudi sangat tergantung pada tenaga dari luar negeri, tambah Usher.

Sementara itu, di Ethiopia, polisi Jumat ini (15/11) membubarkan ratusan orang yang melakukan protes menentang razia terhadap warga negara itu di Saudi

Razia warga Ethiophia

Polisi mendirikan rintangan jalan untuk mencegah protes lebih lanjut di kedutaan Saudi di Addis Ababa. Sejauh ini, 23.000 warga Ethiophia telah menyerahkan diri ke aparat Saudi sejak operasi merazia pendatang gelap dimulai, kata para pejabat.

Razia warga Ethiopia imenyebabkan bentrokan di ibukota Riyadh dan paling tidak lima orang meninggal.

Pemerintah Saudi mengatakan mereka mencoba mengurangi angka pengangguran 12% di antara warga negara itu sendiri. Pekerja asing di Saudi berjumlah sekitar sembilan juta, sebagian besar melakukan pekerjaan kasar.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Arab Saudi
 
  Beredar Foto Pegunungan di Mekkah Arab Saudi Menghijau, Benarkah Tanda-Tanda Kiamat Sudah Dekat?
  Saudi: Alasan OPEC+ Kurangi Produksi Minyak karena Ekonomi
  Uni Emirat Arab Sulut Konflik dengan Arab Saudi Soal Kuota Minyak
  Arab Saudi Usulkan Rencana Perdamaian untuk Mengakhiri Perang Saudara Selama Hampir 6 Tahun
  Raja Salman Pecat Anggota Keluarga Kerajaan dari Kementerian Pertahanan
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2