Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
PLN
Puasa, Pemadaman Listrik Tetap Dilakukan
Thursday 04 Jul 2013 12:22:36
 

Logo PLN.(Foto: Ist)
 
SURABAYA, Berita HUKUM - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jawa Timur (Jatim) tak menjamin aliran listrik pada Bulan Ramadhan akan lancar. Untuk itu, PLN akan tetap melakukan pemadaman, sebab di PLN tidak garansi untuk tidak memadamkan listrik jika melakukan perawatan dan perbaikan jaringan, Kamis (4/7).

Noerdajanto, Manajer Komunikasi Hukum dan Administrasi PT PLN Distribusi Jatim mengatakan, pada Bulan Puasa, jika memang ada jaringan yang harus diperbaiki, PLN akan tetap melakukan pemadaman. “Kalau berhubungan dengan perawatan dan perbaikan jaringan, tetap harus dilakukan poemadaman, kata Noerdajanto pada wartawan.

Jika hanya sebatas perawatan dan perbaikan jaringan, Noerdajanto menjamin pemadaman tidak akan berlangsung lama. Serta, katanya, semua bergantung dari kebutuhan pemadaman. “Jika sebatas perawatan jaringan, (pemadaman) tidak akan lama,” ujar Janto--sapaan akrab Noerdajanto.

Jika berbicara mengenai pasokan listrik, Janto menjamin di Jatim khususnya Surabaya masih dalam kondisi aman.

"Listrik yang disuplai PLN ke pelanggan masih memungkinkan memberikan pasokan dalam jumlah cukup. Beban yang kami salurkan ke pelanggan sudah lebih dari cukup,” yakinnya.

Kemampuan pembangkit PT PLN Distribusi Jatim tercatat memiliki 8.000 Mega Watt (MW). Sementara, listrik yang didistribusi ke pelanggan, total beban mencapai 4.500 MW. “Masih ada stok dan PLN mampu menyokong kebutuhan Jatim,” tuturnya.

Khusus di Bulan Ramadhan, konsumsi listrik saat puasa dan lebaran mengalami pola perubahan pada jam penggunaan. Perubahan itu terjadi di sektor rumah tangga yang mengalami kenaikan pasokan. “Itu dari pukul 02.00 - 05.00 pagi," ujarnya.

Saat ini, jumlah pasokan listrik di Jatim berkisar 8.670 MW. Sementara, beban puncak di akhir 2012 lalu sekitar 4.424 MW. Sedangkan, saat ini beban puncak di Jatim bisa mencapai 4.450 MW.(bhc/din)



 
   Berita Terkait > PLN
 
  Sartono Pertanyakan Rencana Penyesuaian Tarif Listrik
  Pembangkit Kekurangan Batu Bara, PLN Harus Jamin Tak Ada Pemadaman Listrik
  Buruknya Komunikasi PLN dengan Pelanggan, DPR Kembali Pertanyakan Lonjakan Tagihan Listrik
  Pemerintah Gratiskan Tarif Listrik Bagi Pelanggan PLN Daya 450 VA dan Potongan 50 Persen untuk 900 VA Selama 3 Bulan
  Kejadian Listrik Padam, FSP BUMN akan Laporkan Direksi PLN ke Bareskrim
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2