Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Kemendag
Presiden Tunjuk Muhammad Lutfi Gantikan Gita Wirjawan
Wednesday 12 Feb 2014 22:11:30
 

Presiden umumkan penunjukan M. Lutfi sbg Mendag baru gantikan Gita Wirjawan pd keterangan pers di Kantor Presiden. Rabu (12/2).(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Gita Wirjawan yang mengundurkan diri. Presiden menilai mantan Dubes RI untuk Jepang itu cakap karena memiliki dasar pengalaman dan penugasan yang berkaitan dengan ekonomi, khususnya investasi dan perdagangan.

"Saya, didampingi Wapres Boediono, telah melakukan fit and proper test kepada seseorang yang saya pilih untuk menjadi Menteri Perdagangan menggantikan saudara Gita Wirjawan, yaitu saudara Muhammad Lutfi," kata Presiden SBY dalam keterangan pers khusus, di Kantor Presiden, Rabu (12/2) pagi.

Prioritas Mendag yang baru hingga akhir kabinet ini, lanjut Presiden SBY, adalah harus berupaya aktif untuk proses stabilisasi harga. "Ini sangat penting," ujar PresidenSBY. Lutfi akan dilantik pada Jumat (14/2) lusa.

Kendati masih muda, lahir di Jakarta pada 16 Agustus 1969, Lutfi memiliki rekam jejak yang cukup di sektor perdagangan dan investasi. Ia pernah menjadi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode 2001-2004. Pada tahun 2005, Lutfi diangkat menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), lalu menjadi Dubes RI untuk Jepang dan Federasi Mikronesia pada tahun 2010 hingga akhir 2013 lalu. Jepang sendiri merupakan salah satu mitra strategis Indonesia.

Lutfi diminta meningkatkan pasar yang sudah ada dan membuka pasar baru bagi ekspor Indonesia. Selain itu, Mendag baru juga memelihara dan melakukan diplomasi yang efektif dalam kerangka kerja sama G20 dan forum-forum internasional lainnya.

"Itulah prioritas dan agenda utama, tentunya masih banyak lagi agenda lainnya untuk Menteri Perdagangan yang baru. Harapannya adalah perdagangan kita tetap menjadi salah satu pilar perekonomian Indonesia," SBY menjelaskan.

Kepada Gita Wirjawan, Presiden SBY dan Wapres Boediono menerima, memahami, dan menyetujui alasan pengunduran dirinya. Sangat sulit membagi waktu dan pikiran karena Gita mengikuti konvensi calon presiden dari Partai Demokrat.

Atas nama negara dan pemerintah, Presiden SBY menyampaikan terima kasih kepada Gita yang selama dua tahun dan tiga bulan menjabat Mendag, dan sebelumnya sebagai Kepala BKPM. Presiden menilai banyak hal yang sudah dilakukan Gita Wirjawan.

"Di tengah kondisi perekonomian dunia yang bergejolak, memelihara perdagangan internasional kita, utamanya ekspor, bukanlah sesuatu yang mudah. Namun, kita harus tetap meminimalkan dampak ekonomi tesebut kepada perekonomian Indonesia," SBY menuturkan.

Di bawah kepemimpinan Mendag Gita Wirjawan, UU Perdagangan bisa dirampungkan. Menurut SBY, ini merupakan tonggak sejarah bagi Indonesia. Gita juga dinilai berhasil menyelenggarakan Konferensi Tingkat Menteri WTO IX di Bali beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut disepakati keputusan WTO yang sebelumnya terhenti selama 12 tahun. Indonesia mencatat sejarah menghidupkan kembali Putaran Doha yang terhenti sejak 2001 silam.

"Saya ucapkan terima kasih atas banyak hal prestasi yang telah dilakukan Gita Wirjawan. Semoga karir politik setelah ini berhasil," SBY menambahkan.

Mendampingi Presiden SBY dalam keterangan pers ini Wapres Boediono, Gita Wirjawan, dan Muhammad Lutfi. Seusai memberikan keterangan pers, Presiden menyalami Lutfi dan Gita Wirjawan yang berdiri di sampingnya.(yor/pri/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Kemendag
 
  Dirut PT Pupuk Kaltim Hari Ini Diperiksa KPK sebagai Saksi
  Dirut PT PILOG Dijadwalkan Diperiksa KPK
  Kasus Suap Bowo Sidik, KPK Periksa Komisaris PT Humpuss Transportasi Kimia Theo Lykatompesy
  Arief Poyuono: Karena Sudah 'Cukup Bukti', Segera Saja KPK Menyeret Menteri Perdagangan
  Dari Kantor Mendag Enggartiasto Lukita, KPK Sita Dokumen Perdagangan Gula
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2