Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Gunung Kelud
Presiden Perintahkan Kepala BNPB Bantu Tangani Erupsi G. Kelud
Friday 14 Feb 2014 23:53:29
 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Foto : ist)
 
JAKARTA,Berita HUKUM - Kepala BNPB, Syamsul Maarif, telah melaporkan penanganan erupsi G. Kelud secara langsung kepada Presiden di lokasi pengungsian sementara di Desa Kepung, Kec. Kepung Kediri berjarak 15 km dari puncak G.Kelud, pada Jumat (14/2) pukul 06.05 Wib.

Presiden memberikan arahan: 1) Ka BNPB agar menangani dampak erupsi G. Kelud dengan memperkuat atau mendampingi Pemda Kab Blitar, Kediri dan Malang; 2) Penuhi semua kebutuhan pengungsi, 3) Gubernur Jatim telah diperintahkan merapat ke daerah untuk memberikan bantuan; 4) Pastikan ke PVMBG apakah letusan ini yang terbesar atau akan ada letusan berikutnya.

Erupsi G. Kelud masih berlangsung meskipun terjadi penurunan. Tremor-tremor masih berlangsung. PVMBG memprediksikan kemungkinan tidak akan terjadi erupsi besar lagi seperti erupsi yang terjadi pada Kamis (13/2) pukul 23.30 Wib. Erupsi pertama pukul 22.50 Wib kemudian disusul erupsi besar 23.30 Wib. Stasiun PVMBG di radius 7 km masih berfungsi.

Proses evakuasi masih dilakukan. Jumlah daerah terdampak Gn. Kelud pada radius 10 km: 35 Desa, 9 Kec, 3 Kab (Blitar, Kediri, Malang). Jumlah penduduk terpapar 201.228 jiwa/58.341 KK dengan rincian:
- Blitar 96.843 jiwa/28.003 KK
- Kediri 58.842 jiwa/17.134 KK
- Malang 45.543 jiwa/13.204 KK.

Masyarakat di radius 15 km banyak yang kerja bakti membersihkan pasir dan abu di jalan meskipun hujan abu masih berlangsung. Pembersihan dilakukan secara swadaya agar tidak ada kecelakaan lalu lintas karena tebal abu pasir sekitar 3-5 cm.

BNPB, BPBD, TNI, Polri, SKPD, relawan dan masyarakat masih melakukan penanganan darurat. Hujan abu menyebar di beberapa wilayah: Kediri, Malang, Blitar, Surabaya, Ponorogo, Pacitan, Solo, Yogya, Boyolali, Magelang, Purworejo, Temanggung dll. Bandara Juanda, Adi Sumarmo, dan Adi Sucipto untuk sementara ditutup karena terdampak hujan abu G. Kelud.(bhc/rat)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2