Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Prajurit TNI dan Masyarakat Papua Panen Raya Sorgum
Thursday 07 May 2015 14:37:02
 

Prajurit TNI Batalyon Infanteri (Yonif) 400/Raider dalam Satgas Pamtas antara RI-PNG bersama masyarakat dan Pemerintah Daerah Papua melaksanakan Panen Raya Sorgum di Kampung Obiyou Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (7/5).(Foto: Istimewa)
 
PAPUA, Berita HUKUM - Prajurit TNI Batalyon Infanteri (Yonif) 400/Raider yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) antara RI-PNG dibawah pimpinan Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi selaku Komandan Satgas (Dansatgas) bersama masyarakat dan Pemerintah Daerah Papua melaksanakan Panen Raya Sorgum di Kampung Obiyou Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (7/5).

Sorgum merupakan tanaman asli dari wilayah tropis dan subtropics dan merupakan salah satu tanaman pengganti beras, serta memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan dan dibudi dayakan di wilayah Indonesia. Saat ini banyak masyarakat belum mengenal Sorgum, di daerah Jawa dikenal dengan cantel, sedangkan di Flores dikenal dengan nama watar. Hasil olahan Sorgum bisa dijadikan pengganti beras, bahan tepung untuk kue, bubur, bahkan sebagai bahan dasar untuk membuat etanol yang sementara masih menjadi bahan penelitian.

Menurut Dansatgas Yonif 400/Raider Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi yang turut serta dalam kegiatan tersebut, panen ini dilaksanakan sebagai salah satu wujud dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. “TNI senantiasa selalu mendukung kepastian kedaulatan pangan yang telah ditetapkan oleh pemerintah khususnya dalam membantu peningkatan pangan masyarakat di perbatasan, daerah terpencil, dan pulau-pulau terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, ujarnya.

Adapun tujuan dari penanaman Sorgum adalah untuk mengenalkan tanaman ini kepada masyarakat Papua, sehingga dapat terwujud ketahanan pangan yang menjadi salah satu program pemerintah. Sedangkan harapannya agar dapat dijadikan bahan pangan alternatif pengganti beras. “Melihat kondisi geografis di wilayah Papua yang begitu panas dan tanah yang kering, tanaman ini cocok untuk dibudidayakan di Papua khususnya di daerah tempat kami bertugas di Distrik Arso Kabupaten Keerom”, kata Dansatgas Yonif 400/Raider.

Lebih lanjut Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi yang merupakan Perwira Lulusan Akmil tahun 1998 menyampaikan bahwa, sebenarnya pengenalan tanaman Sorgum ini sudah disiapkan jauh-jauh hari sebelum berangkat ke tempat penugasan. Satgas mempersiapkan para anggota dengan memberikan pembekalan pengetahuan mengenai cara budidaya Sorgum sampai dengan cara pengolahannya.

“Pada awal penugasan, TNI telah berkordinasi dengan pihak Pemda Kabupaten Keerom untuk bekerja sama membuka lahan tidur yang terletak di Kampung Obiyou Distrik Arso, kemudian ditanami Sorgum bersama masyarakat sampai akhirnya panen raya. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemda, semua Instansi serta masyarakat yang sudah bekerja sama sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan baik”, kata Letkol Inf Heri.

Satgas Yonif 400/Raider melaksanakan penanaman di lahan seluas kurang lebih 4 Hektar, yang tersebar di pos-pos mulai dari pos Wembi, Bewan Baru, Kaliup, Kaliasin, Km 76, Ampas, Waris, Kalibom, Kalipao, Kalilapar, Yabanda Lama, dan Yabanda. Namun untuk pelaksanaan panen Sorgum terpusat dilaksanakan di Kampung Obiyou Distrik Arso, Kabupaten Keerom.(tni/bh/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2