Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pemilu 2014
Prabowo Lebih Menguasai Masalah Daripada Jokowi
Sunday 08 Jun 2014 08:50:13
 

Rachmawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA , Berita HUKUM - Ketua Yayasan Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri mengingatkan kepada masyarakat agar tak salah memilih pada Pilpres Rabu 9 Juli nanti.

Menurutnya, memilih pemimpin jangan didasari atas popularitasnya namun mengetahui apa yang menjadi visi dan misinya.

"Saya menilai Pak Prabowo lebih menguasai masalah. Karena saya sudah pernah berbicara dengan beliau. Jadi sedikit banyak saya sudah dapat membaca apa yang menjadi visi misi beliau," ujar Rachmawati di Jakarta, Jum'at (6/6).

Dia mengatakan, Prabowo memiliki visi dan misi memperjuangkan kembalinya konstitusi ke UUD 1945. Sedangkan Jokowi masih belum jelas apa yang akan diperjuangkannya nanti

"Saya belum pernah mendengar Pak Jokowi mengatakan tentang visi misinya secara spesifik tentang konstitusi," imbuhnya.

Adik dari Megawati Soekarnoputri ini menilai Presiden kedepan harus bisa fokus dalam mengembangan pikiran-pikiran Soekarno.

"Komitmen saya, siapapun Presiden terpilih nanti, saya tetap konsen kepada siapa yang akan melaksanakan pikiran Bung Karno," ucapnya.

Sementara, pada masa kampanye ini Rachmawati Soekarnoputri mengaku miris dengan isu-isu kampanye negatif dan black campaign menjelang Pilpres 2014.

Salah satu isu tersebut adalah penculikan dan pelanggaran HAM yang dituduhkan kepada Prabowo.

"Setau saya masalah HAM, prajurit itu tidak pernah salah. Yang salah itu presiden selaku panglima tertinggi," tandas Rachmawati saat memberi sambutan pada acara sarasehan kebangsaan "Laksanakan Ajaran Trisakti Bung Karno", jelasnya.

Dia menjelaskan prajurit adalah pelaksana, sapta margais yang melaksanakan perintah.

"Saya sudah ketemu Mas Prabowo, ia datang ke rumah dan bicara dari hati ke hati. Saya yakin beliau dapat menjalankan ajaran Bung Karno untuk mengejawantahkan dan mengimplementasikan Pancasila serta UUD 1945. Dan itu sudah ada dalam Manifesto Partai Gerindra," tandasnya.(jat/inilah/dedy/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Pemilu 2014
 
  Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
  3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
  Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
  NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
  Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2