Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Partai NasDem
Posisi 5 di Survei, Nasdem Optimistis Melaju ke Tiga Besar
Thursday 09 Jan 2014 18:06:02
 

Ilustrasi, Ketua Dewan pendiri partai NasDem, Surya Paloh beserta kader-kadernya.(Foto: BH/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Partai Nasdem berada di urutan lima dalam survei Litbang Kompas yang digelar 27 November-11 Desember 2013. Partai pimpinan Surya Paloh itu meraih elektabilitas 6,9 persen, hanya kalah dari PDIP dengan 21,8 persen suara, Golkar 16,5 persen, Gerindra 11,5 persen, dan Demokrat 7,2 persen.

Nasdem pun menyambut gembira hasil survei tersebut. Mereka bahkan optimistis bisa menembus tiga besar partai politik pemenang Pemilu 2014. “Jika di survei sekarang Nasdem masuk lima besar, target berikutnya tiga besar,” kata Wasekjen Nasdem Willy Aditya dalam pesan tertulis yang diterima VIVAnews, Kamis 9 Januari 2014.

Target tiga besar itu merupakan rekomendasi Rapat Kerja Nasional Partai Nasdem pada awal Desember 2013. Survei Litbang Kompas yang positif akan menjadi penyemangat Nasdem untuk semakin mendekatkan diri dengan rakyat.

Willy mengatakan, saat ini Nasdem berkonsentrasi membangun pemilih tradisional atau fix voters. Upaya itu paralel dengan tekad Nasdem menggarap pemilih mengambang atau swing voters, yakni mereka yang belum menentukan sikap akan memilih partai mana pada Pemilu 2014.

“Swing voters ini masih cukup tinggi dan bisa mempengaruhi perolehan suara saat pemilu digelar,” kata Willy. Ia menyatakan penghargaannya terhadap hasil survei yang dirilis berbagai lembaga survei maupun media massa, seperti dilansir viva.co.id.

“Survei merupakan indikator terhadap kinerja struktur partai dan caleg,” kata Willy yang maju sebagai caleg DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat 7.

Survei Litbang Kompas mengambil sampel 1.380-1.400 responden berusia minimal 17 tahun di 34 provinsi di Indonesia. Mereka dipilih secara acak. Survei ini berada pada tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar 2,6 persen.(umi/vvc/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Partai Nasdem
 
  Surya Paloh: Lawan Bukan untuk Dihancurkan, Tapi Kita Tawarkan Persahabatan
  NasDem Umumkan Nama Ganjar Pranowo Bacapres 2024, Puan Maharani: Sah-sah Saja
  Menteri dari Nasdem Terancam Direshuffle karena Ngotot Revisi UU Pemilu, Ahmad Ali: Tidak Ada Hubungannya!
  Nasdem: Kalau Capres-Cawapres Lawan Masuk Kabinet, Untuk Apa Pilpres Kemarin?
  Rio Capella Sebut NasDem Restoran Politik, Zulfan Lindan: Dia Tidak Waras!
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2