Penembakan tersebut, terjadi saat Brigadir Syahri Rahmad bersama Bripka" /> BeritaHUKUM.com
Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Penembakan
Polres Langsa Membantah Penembakan Polisi Brigadir Syahri Bermuatan Politik
Thursday 19 Sep 2013 03:01:36
 

Disinilah Brigadir Syahri Rahmad di tembak bandar Narkoba WY, alias S saat ini Buron.(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
 
ACEH, Berita HUKUM - Kapolres Langsa AKBP Hariadi S.Ik SH, membantah keras penembakan terhadap anggotanya Brigadir Syahri Rahmad dari Polsek Langsa Kota Bermuatan Politik," Penembakan tersebut murni kriminal," ujar Hariadi.

Penembakan tersebut, terjadi saat Brigadir Syahri Rahmad bersama Bripka Faisal dari Polsek Langsa Barat menuju Sungai Raya, untuk melakukan penyelidikan terhadap bandar sabu, sekira pukul 13.30 wib,tersangka WY alias S melakukan undercover buy melalui C.

"Tersangsa WY, saat ini buron, bertemu dengan C di Jalinsum Medan-Aceh untuk bertransaksi SS dengan menggunakan Mobil, lalu faisal menangkap WY didalam Mobil dan pelaku lansung berontak, dan terjadilah pergelutan dengan WY," WY berhasil keluar dari mobil lalu mencabut senjata api jenis revolver dari pinggangnya.

Pada saat Brigadir syahri Rahmad hendak menyergap, WY lansung menembak dari arah depan mobil dan mengenai bagian pinggang, lansung mengenai Brigadir Rahmad, lalu terjadilah baku tembak," WY berhasil melarikan diri, Korban saat ini di rawat di rumah sakit Colombia medan," ujar Hariadi.

Hariadi menambahkan lagi, "ini murni kriminal tidak ada kaitannya dengan politik (pengukuhan wali Nangroe-Red), barang bukti (BB) juga sudah kita amankan, 1 ons Sabu, 1 unit sepeda motor, dan 1 unit HP." pungkas Hariadi, saat ini WY, dalam pengejaran pihak Polres Langsa di Bantu Brimob dari Kompi Aramiah.(bhc/kar)



 
   Berita Terkait > Penembakan
 
  PM Australia menjenguk 'pahlawan sejati Australia' Ahmed el Ahmed yang berhasil merebut senjata pelaku penembakan masal
  3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat
  Kapolri Janji Ungkap dan Proses Hukum Kasus Baku Tembak Sesama Anggota Polri secara Transparan
  Rumdis Kadiv Propam Polri di Duren Tiga Geger, Satu Anggota Polisi Tewas Ditembak
  Polisi Tetapkan Ipda OS Tersangka Kasus Penembakan di Tol Bintaro
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2