Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    
Pemalsuan
Polisi Siber Tangkap Penjual Tiket Formula E Palsu
2022-11-23 19:02:01
 

Konferensi pers pengungkapan tindak pidana penipuan tiket formula E oleh Dittipid Siber Bareskrim Polri.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Siber Bareskrim Polri menangkap pria berinisial FI, pelaku tindak pidana penipuan tiket Formula E. FI ditangkap di Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, pada 26 September 2022.

Kepala Subdit (Kasubdit) I Dittipid Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Reinhard Hutagaol mengatakan, FI melakukan penipuan dengan menjual tiket Formula E palsu melalui beberapa website yang dibuatnya. Dalam menjalankan aksi jahatnya FI dibantu oleh dua rekannya berinisial H dan N yang hingga kini masih dalam pengejaran polisi.

"Tersangka berjumlah 3 orang, 2 pelaku lainnya masih pencarian polisi," kata Reinhard, dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (23/11).

Reinhard menuturkan, kasus penjualan tiket Formula E palsu terungkap setelah ada laporan masyarakat. Salah satunya dari anggota DPR RI Ahmad Sahroni yang juga sebagai Ketua Pelaksana Formula E 2022. Dia pun melaporkan aksi kejahatan itu ke pihak kepolisian dengan LP Nomor: LP/B/0243/V/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI pada 25 Mei 2022.

Dijelaskan Reinhard, dalam aksinya pelaku membuat website pribadi dengan memanipulasi data dari website resmi Formula E Jakarta. Tak hanya itu, FI bersama 2 rekannya juga melakukan phising (mengelabui) dengan modus menyebarkan pesan WhatsApp yang berisi info perubahan tarif transfer BRI.

"Tersangka FI memiliki peran dalam membuat, mengelola, dan menjalankan website. Sedangkan H berperan membantu melakukan pembuatan website, dan N, yang berperan melakukan komunikasi dengan para korban," beber Reinhard.

Untuk mengecoh korban, pelaku membuat website dengan tampilan mirip situs resminya, namun tiket yang dijual palsu.

"Di dalam website terdapat nomor WhatsApp untuk melakukan komunikasi chat pembelian tiket Formula E. Tiket yang ditawarkan mereka untuk tiket Jimbara Suite 1D seharga Rp 517 ribu. Harga itu lebih murah dari yang ditawarkan panitia yakni Rp 3 juta," terang Reinhard.

Atas perbuatannya, FI ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 45A ayat 1 juncto Pasal 28 ayat 1 dan/atau Pasal 51 juncto Pasal 35 UU No. 19/2016 tentang Perubahan atas UU No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 378 KUH Pidana juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Berikut beberapa website buatan pelaku dalam melakukan penipuan;
1. http://tiketformulaeprix.com/
2. http://registerbrimobile.com/
3. http://formulaejakartaprix.com/
4. http://registerbrilink.com/
5. http://registerbrimo.com/
6. http://brimo-link.com/. (bh/amp)



 
   Berita Terkait > Pemalsuan
 
  Polisi Siber Tangkap Penjual Tiket Formula E Palsu
  Polisi akan Panggil FS Ketua IDI Tangsel atas Dugaan Kasus Ijazah S2 Palsu
  Pemenang 3 Paket Proyek PLTS Rp 20,4 Milyar Dibatalkan, Diduga Menggunakan Dokumen Palsu
  Dirut PT WPM Dipolisikan ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Izin Edar Alkes
  Berkas Perkara dan Tersangka Jakis Djakaria CS Sudah P-21. Hartono: Polda Banten Harus Segera Melimpahkannya Kejati Banten
 
ads1

  Berita Utama
Tolak Usulan Kenaikan Biaya Haji, Fadli Zon Minta Audit Khusus BPKH dan Dana Haji

Polri dan Bea Cukai Teken PKS Pengawasan Lalu Lintas Barang Masuk RI, Cegah Kejahatan Transnasional

Bentrok TKA China di Morowali, Komisi VII Minta Izin PT GNI Dicabut

Kuota Haji 2023 Sebanyak 221 Ribu, Tidak Ada Pembatasan Usia

 

ads2

  Berita Terkini
 
Diungkap! Dugaan Menteri Kader Partai PDIP Terlibat Mafia Tambang, Korbankan Kader Partai?

Anggota DPR Rieke Janji Perjuangkan Jaminan Kesehatan dan Hari Tua bagi Pekerja Migran Indonesia dan Keluarganya

Saleh Daulay Pertanyakan Kinerja BPKH Mengelola Dana Haji

Tolak Usulan Kenaikan Biaya Haji, Fadli Zon Minta Audit Khusus BPKH dan Dana Haji

Disebut Ada Perusahaan Asal Jakarta Selundupkan 87 PMI ke Timur Tengah, Benny Rhamdani: BP2MI Tidak Akan Tinggal Diam

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2