Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Maling
Polisi Dinilai Lambat ke TKP, Maling Kabur
Sunday 26 Jan 2014 18:40:28
 

Suasana warga di TKP depan ruko.(Foto: BH/gaj)
 
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kawanan maling yang diperkirakan berjumlah 4 orang yang bersenjatakan parang dan badik, Minggu (26/1) sekitar pukul 12.30 WITA beraksi disalah seorang rumah warga di Jl. KH. Abd Mutalib, RT 9 no 88, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, Kalimantan Timur (Kaltim). Namun pihak Kepolisian dinilai lamban datang di tempat kejadian, hingga kawanan maling diduga kabur lewat atap atau belakang rumah.

Akibat kejadian ini membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah, mereka ketika mendengar teriakan keras David (22), anak pemilik ruko yang sebagai distributor galon aqua tersebut. Kawanan maling diduga masih berada didalam, inisiatif warga langsung menghubungi kantor Polsek terdekat, namun kurang mendapat respon hingga inisiatif warga menelpon Kapolres Samarinda, baru sekitar pukul 13.50 WITA polisi baru berdatangan, termasuk Kapolsek Samarinda Ilir.

Polisi dan beberapa orang anggota keluarga langsung merangsek masuk kedalam rumah yang berlantai dua tersebut untuk melakukan pencarian, namun kawanan maling diduga lebih dulu kabur.

Anak pemilik rumah, David (22) kepada BeritaHUKUM.com mengatakan bahwa, kejadian itu sekitar pukul 12.30 wita, ketika dirinya sedang tidur dikamarnya dilantai dua. Tiba-tiba kawanan maling diperkirakan 4 orang dengan badik langsung masuk ke kamarnya dan salah seorang yang bertubuh besar memukulnya, hingga terpaksa korban lompat keatap seng baagian depan teras ruko, ujar David.

"Saat itu saya tidur kamar dilantai dua, tiba-tiba 4 orang masuk dikamar saya dengan memegang parang dan badik, salah seorang bertubuh besar langsung memukul saya, jadi saya langsung lompat kedepan diatas atap seng. Saya melihat 2 orang kabur menggunakan sepedah motor," ujar David.

Keterangan diperoleh pewarta dari keluarga David, mengatakan bahwa, ciri orang pada Kamis (24/1) yang lalu pernah datang ketempat ini, ketika ditanya keperluan apa orang tersebut langsung kabur, jelas sumber.

Sampai saat ini belum diketahui berapa kerugian atau apa saja yang berhasil dibawah kabur kawanan maling, "kami belum tau apa saja yang dibawah pencuri, kami belum cek," pungkas Ibu David .(bhc/gaj)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2