Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Internet
Permainan Internet di Cina Bertema Pulau Sengketa
Friday 02 Aug 2013 20:51:45
 

Perancang game, Giant Interactive Group, bekerja sama dengan militer Cina.(Foto: reuters)
 
CINA, Berita HUKUM - Sebuah permainan internet yang didukung militer Cina dengan tema mengusir tentara musuh di kepulauan yang menjadi sengketa Cina dan Jepang, dirilis.

Diberi nama Glorious Mission Online, yang artinya misi mulia, permainan ini diluncurkan bersamaan dengan ulang tahun Tentara Pembebasan Rakyat, PLA, Cina yang ke-86.

Versi awalnya digunakan untuk latihan PLA dan dikembangkan tiga tahun lalu dengan menghadirkan Kepulauan Diayou di Laut Cina Selatan yang masih menjadi sengketa dengan Jepang, yang menyebutnya Senkaku.

Situs permainan ini antara lain menulis 'Lindungi Kepulauan Diaoyu' dan dalam salah satu potongan promosinya terlihat gambar Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe.

Grafik yang diciptakan lewat komputer juga memperlihatkan pesawat yang lepas landas dari Klik kapal induk pertama Cina, Liaoning, yang mulai beroperasi tahun lalu.

Peluncuran Glorious Mission Online game ini berlangsung ditengah-tengah ketegangan Cina dan Jepang terkait kepulauan yang dipersengketakan

Salah satu puncak ketegangan adalah ketika Angkatan Laut Cina mengunci radarnya keKlik arah satu kapal perusak Jepang di Laut Cina Timur awal tahun 2013.

Kekuatan 'lembut'

Pernyataan pers untuk rilisnya menyebutkan, "Para pemain akan berperang bersama Angkatan Bersenjata Cina dan menggunakan senjata untuk mengatakan kepada Jepang bahwa Jepang harus mengembalikan teritori yang dicuri."

Perancangnya, Giant Interactive Group -yang bekerja sama dengan PLA- mengatakan bahwa sebelum dirilis saja sudah jutaan pengguna mendaftar untuk memainkannya.

Kerja sama dengan PLA itu, menurut GIG, membuat senjatanya terlihat 'otentik' dan suara tentaranya 'akurat'.
"Hubungan kami dengan milter seperti hubungan antara tentara Amerika Serikat dengan Hollywood," tutur Wakil Presiden GIG, Gua Kai, kepada kantor berita AFP.

Gu juga mengkaitkan permainan interenet ini dengan upaya PLA untuk menghadirkan dirinya lebih transparan, termasuk mengundang media asing untuk berkeliling pangkalan militer lewat komputer guna meningkatkan citranya di dunia internasional.

"Ini kekuatan lembut. Melalui permainan kami ingin memungkinkan warga biasa mendapat pemahaman tentang tentara, yang selama ini sering dilihat tertutup dan misterius."

Ketegangan Cina dan Jepang meningkat setelah pemerintah Jepang membeli tiga dari lima pulau di Kepulauan Senkaku dari individu pemiliknya pada September 2012.(bbc/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Internet
 
  Hampir Separuh Warga Dunia Terhubung Internet Akhir 2015
  Pakai VoLTE untuk Telepon, Bolt Tantang Operator Besar
  Tips Melawan Penggertak di Internet
  Permainan Internet di Cina Bertema Pulau Sengketa
  Permainan Internet yang Terbesar
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2