Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pemilu 2014
Peringatan Terbuka, BMI Bakar Black Propaganda yang Disasarkan ke Jokowi-JK
Saturday 07 Jun 2014 00:16:31
 

Tampak Eriko memakai batik merah, dan disamping Kusnadi, serta anggota BMI lain saat pembakaran 145 bukti sampel di halaman DPP BMI di Jakarta.(Foto: BH/bar)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Deklarasi peringatan terbuka dan pembakaran Black Propaganda atau pembakaran sampel bukti Black campaign atau Kampanye hitam digelar oleh pasukan Banteng Muda Indonesia (BMI). Organisasi BMI ini sendiri adalah sayap PDI-Perjuangan yang menjadi garda pemenangan Capres Cawapres Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Perihal acara aliansi BMI ini bersepaham bahwa, Pemilu Presiden 9 Juli 2014 mendatang adalah proses demokrasi yang harus dikawal bersama-sama dan harus berjalan damai, bersih dan tanpa dinodai isu SARA (Suku Agama dan Ras).

Pada kesempatan yang sama disela-sela acara, Eriko su Tarduga, selaku Wakil Sekjend DPP PDI-P mengatakan, yang mana Kebhinekaan menjadi dasar bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Karena itu, segala upaya yang mencoba memecah belah bangsa dan negara, harus kita hadapi bersama-sama. Ia juga menegaskan kepada para relawan untuk menunjukan sikap baik terhadap masyarakat.

"Aksi yang bersifat negatif ini janganlah dibalas dengan negatif, dan lebih baik para relawan bekerja keras untuk memenangi Jokowi-JK. Mari kita bekerja dengan hati kita, dengan keiklasan, untuk memenangkan pasangan Jokowi-JK nantinya," ujar timses Ketua Koordinator Relawan Nasional BMI, di DPP Sekretariat BMI, Jln.Cilacap Jakarta pusat, Jumat (6/6).

Hal tersebut disampaikannya setelah BMI menemukan 145 bukti kampanye hitam yang ditujukan pada pasangan nomor urut dua capres/ cawapres, Jokowi-JK. karena menurutnya hal itu adalah tidak baik untuk perpolitikan demokrasi bangsa Indonesia, dan hal pembakaran di DPP BMI membuktikan simbol pihaknya dan seluruh jajaran PDI-P dan seluruh relawan tim sukses Jokowi-JK. Eriko anggota Caleg terpilh DPR-RI Dapil Jakarta Selatan dari PDIP ini juga mengungkapkan.

"Dengan itu marilah Kita menyakinkan tetangga, kiri kanan, depan belakang, saudara kita, keluarga kita, untuk menyakinkan bahwa Jokowi-JK memang patut untuk dipilih, patut untuk di apresiasikan dengan menunjukkan sikap ikhlas dan kesederhanaan. Karenanya Calon pemimpin kita ini sudah menunjukkan sikap yang baik, dan saya menghimbau untuk relawan agar menunjukan sikap yang baik juga kepada masyarakat," ucapnya.

Senada akan hal itu, Kusnadi, selaku Penggurus Harian BMI juga menambahkan, pihak BMI sepaham akan anti Blackcampaign dan akan meng-klaim pemutusan struktur organisasi bila terdapat anggota BMI melakukan Black Campaign, kepada kubu lain secara tersembunyi.

"Adapun pihak kita bilamana ketahuan melakukan black campaign sembunyi-sembunyi dia akan tanggung jawab sendiri dan akan kena sanksi peringatan, bila perlu dikeluarkan dari struktur ke organisasian, kita menganjurkan ke seluruh indonesia jangan ada lagi, kalau mau dukung yang murni. Karena BMI sepaham untuk mengadakan perlawanan bagi Black Campaign," tambah Kusnadi menerangkan.

Pantauan pewarta, acara ceremonial pembakaran sampel bukti black campaign diadakan di depan kantor DPP BMI bersama dengan seluruh anggota BMI, serta turut pangung aksi hiburan musik menghiasi acara, dengan dendang musik sebagai tanda kemeriahan acara dalam mengantisipasi dan memberikan perlawan kepada sistem kebobrokan Black Campaign.(bhc/bar)



 
   Berita Terkait > Pemilu 2014
 
  Sah, Jokowi – JK Jadi Presiden dan Wakil Presiden RI 2014-2019
  3 MURI akan Diserahkan pada Acara Pelantikan Presiden Terpilih Jokowi
  Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
  NCID: Banyak Langgar Janji Kampanye, Elektabilitas Jokowi-JK Diprediksi Tinggal 20%
  Tenggat Pendaftaran Perkara 3 Hari, UU Pilpres Digugat
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

Begini Sibuknya Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Flores

Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2