Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    
AS
Percakapan Seks Direkam, Janda di AS Tuntut Pembuat Software
Wednesday 26 Jun 2013 11:34:31
 

Ilustrasi.(Foto: Ist)
 
AS, Berita HUKUM - Hati-hati jika ingin melakukan percakapan rahasia melalui internet. Seorang wanita di Amerika Serikat menuntut pembuat software karena telah merekam perbincangan intim dengan kekasihnya.

Kasus ini bermula dari satu unit laptop curian. Sang wanita asal Ohio bernama Susan Clements yang diketahui sebagai seorang janda, beberapa waktu lalu membeli laptop dari salah satu muridnya.

Si murid mengaku bahwa ia sudah dibelikan laptop baru, sehingga laptop yang saat ini dipakai ingin segera diuangkan. Tanpa banyak berkelit, Clements akhirnya setuju untuk membeli dengan harga USD 60.

Tanpa disadari di dalam laptop terebut sudah diinstal sebuah aplikasi pelacak yang disebut LoJack besutan Absolute Software. Saat terhubung ke internet, software tersebut otomatis memberikan notifikasi kepada pihak pengelola aplikasi.

Kyle Magnus, salah satu karyawan Absolute Software yang menerima notifikasi tersebut, langsung melacak alamat IP laptop curian yang dipakai sang guru. Tapi bukannya langsung mengambil tindakan, ia malah membiarkan Clements menggunakan laptop tersebut sembari mengatifkan fitur pengintai.

Naas bagi Clements. Wanita 52 tahun itu ternyata sering menggunakan laptop tersebut untuk melakukan perbincangan 'nakal' dengan kekasihnya, Jeffrey. Ironisnya, ia ternyata juga sering melakukan video chat tanpa busana dengan pujaan hatinya itu.

Seperti dikutip dari Wired.com, Rabu (26/6), setelah mengumpulkan video seks dan perbincangan intim sepasang kekasih itu, Magnus langsung memberikan kepada pihak berwajib untuk ditindak.

Clements akhirnya sempat ditahan karena dianggap penadah oleh Polisi, namun di hari yang sama ia juga langsung dibebaskan karena terbukti tidak bersalah. Tapi selain membebaskan Clements, Hakim Walter Rice yang menangani kasus tersebut juga punya pandangan lain.

Baginya pihak pengelola software sudah menerobos batas privasi dengan merekam seluruh aktivitas Clements di depan komputer. Alhasil, pasangan kekasih itu pun menuntut balik tindakan Absolute Software.

"Saat ini proses hukumnya sedang berlangsung, Absolute tidak bisa memberikan keterangan apapun untuk sekarang ini," kata juru bicara Absolute Software.

Selain ingin menyeret Absolute Software ke meja hijau, Clements dan kekasihnya juga menuntut dua petugas Polisi yang sempat mengurungnya di balik jeruji.(wrd/bhc/opn)



 
   Berita Terkait > AS
 
  Merril Lynch Bayar Ganti Rugi Gugatan Rasial Rp 1,7 Triliun
  AS Marah Terhadap Rusia Soal Snowden
  Bradley Manning Diputus Bersalah Lakukan Spionase
  Dapat Jutaan Dollar Setelah Dipenjara
  Bradley Manning Tunggu Vonis
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2