Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Gorontalo
Penyuluh Aktor Kunci Pembangunan Pertanian
Sunday 08 Dec 2013 22:41:09
 

Tampak Prof.Dr. Winarni Monoarfa,MS Sekda Provinsi Gorontalo pada gelar teknologi dan evaluasi penyuluh provinsi Gorontalo.(Foto: BH/shs)
 
Berita HUKUM - Menurut Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Prof.Dr. Winarni Monoarfa,MS penyuluh pertanian merupakan aktor kunci suksesnya pembangunan pertanian di Provinsi Gorontalo. Keberadaan penyuluh sangat membantu dalam hal pendampingan, edukasi dan promosi kepada petani terkait budidaya dan bercocok tanam pertanian, perkebunan, perikanan dan kehutanan. Hal tersebut disampaikan Sekda saat membuka acara Gelar Teknologi dan Evaluasi Program Penyuluh yang digelar Bakorluh Provinsi, Sabtu (7/12).

"Keberadaan penyuluh sangat disegani di tengah tengah masyarakat. Ibaratnya, ketika penyuluh jalan bersama profesor, masyarakat tetap mendengarkan arahan penyuluh," tutur Sekda.

Pentingnya eksistensi penyuluh, lanjut Sekda, sudah selayaknya diimbangi dengan peningkatan kapasitas, inovasi dan terobosan baru dalam membangun pertanian. Penyuluh diharapkan dapar melahirkan gagasan besar untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya para petani.

"Atas nama bapak Gubernur, saya juga ingin mengucapkan terima kasih dan rasa bangga atas peran penyuluh dan seluruh masyarakat penggiat pertanian dalam rangka mendukung program pembangunan pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim," pujinya.

Sektor pertanian masih menjadi andalan pemerintah provinsi sebagai penyumbang PDRB tertinggi (28%) dari total PDRB. Di sisi lain, para pekerja di bidang pertanian mengalami penurunan. Hal ini diharapkan dapat disikapi oleh penyuluh sebagai sebuah tantangan untuk meningkatkan keterampilan dan keinginan masyarakat di bidang pertanian.

"Potensi pertanian kita masih sangat besar dengan luas lahan kering yang belum diolah lebih kurang 90.080 hektar. Bapak Gubernur sudah menanamkan komitmen untuk meningkatkan produksi pertanian melalui berbagai bantuan untuk mewujudkan visi terwujudnya pembangunan di berbagai bidang dan peningkatan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan," terangnya.

Dari data yang ada, saat ini Provinsi Gorontalo masih kekurangan jumlah penyuluh di lapangan. Di bidang pertanian, jumlah penyuluh sebanyak 618 atau kurang 111 orang dari jumlah ideal 729 orang. Bidang perikanan hanya 57 orang dari jumlah ideal 77 orang serta penyuluh kehutanan sebanyak 30 orang dari jumlah ideal 77 orang.

"Mengatasi kekurangan tersebut kami sikapi dengan tidak melakukan mutasi tenaga penyuluh pada jabatan struktural. Penyuluh harus tetap pada fungsinya agar tidak seperti mengisi ember yang bocor," tandasnya.(bhc/shs)



 
   Berita Terkait > Gorontalo
 
  Dedy Hamzah Minta Pemprov Gorontalo Transparan dalam Pemangkasan Tenaga Honorer
  Inspektorat Kabgor Lakukan Kunjungan Awal Tahun Ke Kantor BPKP Provinsi Gorontalo
  Gelar Lomba Tari Dana Dana, Rahmijati Jahja Selamatkan Budaya akan Punah di Kabupaten Gorontalo
  Remaja Belia di Limboto Barat Kedapatan Bawa Panah Wayer
  Tumbuhkan Etos Kerja Bagi Masyarakat Gorontalo, Arifin Jakani: Hilangkan Budaya 'Tutuhiya'
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2