Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Aceh
Penyandera Tiga Warga Malaysia Dilumpuhkan Polisi
Saturday 01 Jun 2013 22:54:44
 

Bahagia (27) diduga terlibat penyanderaan 3 warga Malaysia saat menjalani perawatan, Sabtu (1/6).(Foto: BeritaHUKUM.com/kar)
 
ACEH, Berita HUKUM - Diduga salah seorang dari tiga perompak Kapal penangkap ikan (Bot Katrol) berbendera Malaysia dan menyandera tiga orang Anak Buah Kapal (ABK), saat ini terbaring di kamar nomor 5 ruang jarum (kecelakaan) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa.

Menurut hasil Investigasi awak media ini pada (27/5) lalu, di kantor Satuan Polisi Air pelabuhan kuala Langsa, ada satu Kapal Motor berbendera Malaysia yang tidak memiliki mesin lagi tertambat di samping kantor Pol Air.

Menurut salah seorang petugas yang namanya enggan disebutkan pada awak media mengatakan, "kapal motor tersebut milik Nelayan Malaysia yang dibajak tiga perompak, salah seorang warga kuala Langsa sudah kita amankan, untuk saat ini jangan di ekspose dulu karena ada tiga sandera warga negara Malasia yang belum kita ketahui nasib," ujar petugas tersebut, Sabtu (1/6).

Tersangka Bahagia (27), diduga diterjang peluru Resmob Polres Langsa dalam penyerbuan di kawasan desa Alue Lhok Kecamatan Perlak Timur kabupaten Aceh Timur, masuk ke ruang Instalasi Gawat Darurat pertama pada, Sabtu (1/6) sekitar jam 16:00 WIB.

Kemudian dengan alasan tidak perlu mendapat perawatan insentif, tersangka dibawa ke dalam sel tahanan Mapolres Langsa. Saat awak media mau konfirmasi sekitar jam 17:00 WIB, baik Kapolres AKBP Hariadi maupun Kasat Reskrim AKP Muhamad Firdaus tidak berada di tempat. Saat di telepon melalui HP-nya tidak di angkat, namun M. Firdaus membalas SMS awak media dengan kata kata, 'ma'af belum bisa diliput karena masih dalam pengembangan'.

Amatan awak media ini, tersangka Bahagia (27) yang belum diketahui motifnya pada pukul 20:00 WIB kembali masuk ke ruang IGD, RSUD dengan dikawal puluhan personil dari Polres Langsa dengan bersenjata lengkap, akibat peluru yang bersarang di perutnya. Sampai berita ini diturunkan, belum ada satu pihakpun bisa dimintai keterangan.(bhc/kar)



 
   Berita Terkait > Aceh
 
  Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
  Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
  Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
  Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
  Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2