Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Kejaksaan Agung
Pengangkatan Jabatan Anak HM Prasetyo Dinilai Bermasalah
Saturday 23 Jan 2016 12:27:43
 

Ilustrasi. Jaksa Agung Republik Indonesia, HM Prasetyo.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pusat Kajian Politik Hukum Indonesia (PKPPI) mencatat adanya pelanggaran dalam pengangkatan Bayu Adhinugroho Arianto, yang saat ini sudah menjabat Koordinator Intel di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Menurut Kepala Bidang Advokasi PKPPI M. Ferdi Firdaus, anak kandung dari Jaksa Agung Republik Indonesia HM Prasetyo itu belum mengantongi sertifikasi Diklatpim III yang harus dimiliki Jaksa, sebelum dipromosikan ke jenjang eleson 3B.

"Ini adalah hal yang fatal, sebab jenjang karier jaksa anak Prasetyo yang tidak mengacu pada aturan yang berlaku," ungkap Ferdi di Jakarta, Sabtu (23/1).

Ferdi pun menyebutkan, sebetulnya hal tersebut bisa saja dilakukan namun dengan catatan Bayu memiliki prestasi. "Bayu harus punya prestasi luar biasa. Persoalannya apa prestasinya sampai dia bisa mendapatkan promosi dengan cara melanggar aturan?", katanya.

Atas dasar itulah, Ferdi menilai terbitnya SK No. Kep-IV-360/C/05/2015 tentang pengangkatan Bayu bisa menjadi barometer bahwa, Prasetyo yang merupakan Jaksa Agung RI sebelumnya sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem ini tidak dapat melepaskan diri dari konflik kepentingan.(br/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Kejaksaan Agung
 
  Jaksa Agung Himbau Staf Ahli Memantau Perkembangan dan Perubahan KUHP atau KUHAP
  Amir Yanto Jadi Jamintel Gantikan Sunarta yang Menjadi Wakil Jaksa Agung
  Wakil Jaksa Agung Apresiasi Kejati Kalbar Terkait Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
  Ini Tujuan Wakil Jaksa Agung Berkunjung ke Riau
  Ini Penjelasan Wakil Jaksa Agung Terkait Undangan Konperensi Pers DPP PEKAT IB
 
ads1

  Berita Utama
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG

4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

 

ads2

  Berita Terkini
 
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2