Michael Cohen mengkritik penampilan visual sang rapper yang menunjukkan dia menodongkan pistol ke seorang badut yang memparodikan presiden Amerika Serikat.

"Benar-benar" /> BeritaHUKUM.com
Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Selebriti    
Donald Trump
Pengacara Donald Trump Tuntut Snoop Dogg Segera Minta Maaf
2017-03-15 16:35:30
 

Tampak Snoop Dogg menarik Pistol diarahkan pada Badut seperti Donald Trump di #Lavender musik video.(Foto: Istimewa)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Pengacara pribadi Donald Trump, Michael Cohen, mengkritik video terbaru Snoop Dogg "Lavender".

Michael Cohen mengkritik penampilan visual sang rapper yang menunjukkan dia menodongkan pistol ke seorang badut yang memparodikan presiden Amerika Serikat.

"Benar-benar memalukan. Snoop berutang permintaan maaf kepada presiden. Sama sekali tidak ada yang lucu dari percobaan pembunuhan pada presiden, dan saya benar-benar terkejut melihat dia melakukannya karena saya pikir dia lebih baik dari itu," kata dia dalam Billboard.

"Saya tidak terlalu yakin dapat memahami nilai artistik ketika seseorang berpakaian seperti Trump dan menembakkan senjata ke arahnya. Saya pasti tidak akan menerimanya jika itu Presiden Obama. Saya pasti tidak menerimanya jika itu Presiden Trump, dan dalam hal keadilan, itu tidak lucu, itu tidak berseni," sambung dia.

Dia melanjutkan, "Jika Anda mau protes, tidak apa-apa.Tapi dia harus belajar bahwa mereka harus menghormati kantor kepresidenan ... Hanya karena Anda ingin bersembunyi di balik kedok seni atau kebebasan berbicara bukan berarti itu benar, dan Snoop tahu itu, dan dia main-main dengan batas itu."

"Anda memalukan, Snoop," pungkas Cohen. "Anda seharusnya lebih baik dari itu."(am/Antara/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Donald Trump
 
  Donald Trump Bebas dalam Sidang Pemakzulan di Senat, Lalu Apa Kelanjutannya?
  Hadapi Pemakzulan karena 'Menyalahgunakan Wewenang', Presiden Trump: 'Lakukan Sekarang'
  16 negara bagian AS gugat Presiden Trump terkait Pembangunan Tembok Perbatasan
  Donald Trump Mencatatkan Pembayaran terhadap Bintang Film Porno Stormy Daniels
  Donald Trump Mengakui Bayar 'Uang Tutup Mulut' untuk Bintang Film Porno
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2