Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Aktivis 98
Penantian 16 Tahun Anak untuk Ayah Aktivis 98
Monday 05 May 2014 19:43:02
 

Ilustrasi. Para Aktivis HAM demo di depan Gedung PBB di Jakarta.(Foto: BH/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Berbagai upaya telah ditempuh Novridaniar Dinis Puspahati Muhidin (18), sudah selama 16 tahun ini putri korban penculikan untuk mencari keberadaan ayahnya, yakni Yadi Muhidin yang diculik saat operasi Tim Mawar dari Kopassus pada kerusuhan 14 Mei 1998.

"Beliau hilang 14 Mei 1998, tepatnya saat kerusuhan di Sunter. Beliau bilang saat itu turunkan saja Soeharto. Waktu itu saya berumur dua tahun, ayah saya masih kuliah di Akademi Pelayaran," kata Dinis di Kantor KontraS, Jl. Borobudur No.14 Menteng Jakarta Pusat pada, Senin (5/5).

Dinis menjelaskan, ayahnya merupakan aktivis yang kecewa dengan kepemimpinan Presiden Soeharto dan rezim orde baru waktu itu. Bahkan, Yadi Muhidin dikenal sebagai Mahasiswa yang selalu mengikuti aksi untu meminta Soeharto lengser.

"Dari cerita nenek saya, beliau juga seorang aktivis. Namun saya tidak tahu, ayah saya ikut bergabung ke gerakan mahasiswa mana," ucap wanita berkerudung ini.

Yadi diduga kuat ikut diculik bersama 23 orang aktivis maupun mahasiswa yang gencar melakukan unjuk rasa di berbagai tempat, pada masa menumbangkan rezim orde baru dahulu.

"Dari 23 orang yang diculik Tim Mawar, 1 orang meninggal dan ditemukan di hutan, 13 orang hilang hingga saat ini termasuk ayah saya, dan 9 orang dikembalikan,"ungkapnya di kantor KontraS Jl. Borobudur No.14 Menteng Jakarta Pusat.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > Aktivis 98
 
  Aktivis 98 Kumpul di Warung Daun Cikini
  Penantian 16 Tahun Anak untuk Ayah Aktivis 98
  Aktifis '98: Diam Sangat Bahaya Dibanding Banyak Penjahat
  Aktivis 98 Dukung Gerakan Mahasiswa Revolusi, Tolak BBM Naik !
  Aktivis 98: Menolak Kenaikan Harga BBM oleh Rezim Malas
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2