NEW YORK, Berita HUKUM - Pihak berwenang di New York untuk kedelapan kalinya menolak permohonan bebas bersyarat narapidana yang menembak mati musisi John Lennon.
Mark Chapman divonis penjara 20 tahun hingga seumur hidup setelah mengaku bersalah atas pembunuhan berencana itu.
Chapman, yang kini berusia 59, menembak Klik Lennon empat kali di depan blok apartemennya di Manhattan.
Dewan pembebasan bersyarat mengatakan pembunuhan musisi Inggris yang terkenal serta mantan anggota The Beatles itu "menghancurkan hati keluarga dan orang-orang yang mencintai korban."
"Pembebasan Anda tidak akan sesuai dengan kesejahteraan masyarakat dan akan menurunkan keseriusan kejahatan ini serta mengurangi rasa hormat kepada hukum," kata dewan.
Chapman bisa kembali mengajukan permohonan bebas bersyarat dua tahun lagi.
Pada sidang sebelumnya di 2012, Chapman menggambarkan bagaimana Lennon telah sepakat untuk tanda tangan cover album baginya sebelumnya pada hari pembunuhan itu.
"Dia sangat baik padaku," katanya.
Setelah itu, "aku mencoba untuk mengatakan pada diri sendiri untuk meninggalkan. Aku punya album, membawanya pulang, menunjukkan istri saya, semuanya akan baik-baik saja," katanya. "Tapi aku sangat terdorong untuk melakukan pembunuhan yang tidak akan menyeret saya jauh dari bangunan." (BBC/nbc/bhc/sya) |