Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
India
Pemberontak Diduga Membunuh Puluhan Orang di India
Thursday 25 Dec 2014 07:51:23
 

Penduduk menutup jalan, memprotes serangan separatis di desa Shamukjuli, Sonitpur, Assam.(Foto: twitter)
 
INDIA, Berita HUKUM - Pemberontak separatis menewaskan paling tidak 62 orang di sejumlah desa terpencil di negara bagian Assam, India timur laut, kata polisi.

Wanita dan anak-anak dilaporkan juga menjadi korban dan muncul kekhawatiran korban meninggal akan bertambah.

Polisi memandang sejumlah serangan tersebut dilakukan National Democratic Front of Bodoland (NDFB).
NDFB menginginkan wilayah khusus bagi kelompok etnis tersebut di Assam.

Serangan hari Selasa terjadi di daerah yang dihuni oleh bukan warga Bodo.

Perdana Menteri Narendra Modidan sejumlah pejabat tinggi Assam mengecam keras serangan tersebut.
Polisi mengatakan pemberontak menyerang desa di daerah Sonitpur dan Kokrajhar, Selasa malam.

Paling tidak 25 orang tewas dan 10 lainnya cedera di Kokrajhar, kata polisi kepada BBC.

Pemerintah menerapkan jam malam tanpa batas di Sonitpur, paling tidak 37 orang tewas, termasuk 10 wanita, 14 lainnya cedera.

Saat ini etnis Bodo memiliki dewan wilayah otonomi, yang dikuasai salah satu partai mereka, Bodoland People's Front.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > India
 
  Petir Mematikan di India: Lebih 2.500 Orang Meninggal Akibat Tersambar Setiap Tahun, Mengapa Terjadi?
  Kashmir Diisolir, Diblokir: Salat Jumat dan Jelang Idul Adha di Jaga Puluhan Ribu Tentara
  India Luncurkan 20 Satelit dalam Satu Misi
  India dan Iran Teken Kesepakatan Pelabuhan Bersejarah
  India Terbelah Setelah Pemimpin Hindu Mengkritik Bunda Teresa
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2