Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Pramuka
Pembekalan Menhan RI kepada Pramuka Saka Bahari dan Pemuda Bahari
Saturday 19 Sep 2015 14:39:34
 

Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu saat memberikan pembekalan bela negara kepada peserta Pramuka Saka Bahari dan Pemuda Bahari.(Foto: Istimewa)
 
SULAWESI TENGAH, Berita HUKUM - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu memberikan pembekalan bela negara kepada peserta Pramuka Saka Bahari dan Pemuda Bahari daerah setempat, di Pantai Bura Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (18/9).

Sebelum acara pembekalan Menhan RI, dilaksanakan penyambutan dengan sebuah tarian kolosal Laksamana Raja Dilaut oleh Pramuka Pelantara V 2015 dengan pakaian khas daerah masing-masing. Acara tersebut dihadiri oleh Dirjen Kuathan Kemhan Laksda TNI Agus Purwoto, Dirjen Pothan Kemhan Laksma TNI Muhamad Faisal Manaf, Kapinsaka Bahari Brigjen TNI Mar Tommy Basari N. S.E, Bupati Parigi Moutong H. Samsurizal Tombolotutu serta Dansatgas Pelantara V Kolonel Laut (P) Hari Mulyadi, S.E, M.M.

Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dalam pembekalannya dengan judul “Grand Strategi Pertahanan Indonesia dan Bela Negara” menyampaikan bahwa, kemajuan suatu bangsa tergantung pada bagaimana bangsa tersebut memanfaatkan segala potensi nasionalnya yang didukung ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat berkembang pesat dewasa ini. Berbagai cara dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut dan salah satunya melalui pembinaan generasi, baik pendidikan maupun praktek lapangan seperti pelayaran nusantara dan perkemahan ini. “Kegiatan ini merupakan sarana dan tahapan untuk membangun semangat kebaharian, wawasan kebangsaan dan karakter generasi bangsa yang menghargai nilai-nilai perjuangan serta kearifan lokal atau dapat disebut sebagai wujud dari nasionalisme tindakan”, tegasnya.

Sementara itu, elemen terbesar dalam integritas individu, yaitu 80%, ilmu pengetahuan 5 %, pengetahuan lainnya 5 %, pengambilan keputusan 10 %, bila karaktrer individu kuat maka karakter bangsa juga akan kuat, sehingga fondasi nasionalisme yang dibangun akan kokoh dalam menghadapi setiap tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Setiap negara akan menghadapi berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan ganguan, baik ancaman militer maupun non militer, konsep pertahanan kita adalah pertahanan bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara dan sumber daya nasional, untuk menjaga dan melindungi kedaulatan negara, keutuhan NKRI, serta keselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman”, kata Menhan.

Mengakhiri sambutannya Menhan RI Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu menekankan, sebagai pedoman dalam melanjutkan pengabdian, janganlah pernah berhenti belajar, jadilah generasi yang pintar, siap menjadi duta bela negara serta jangkar persatuan dan kesatuan bangsa, hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini, dan sebagai agen perubahan kalian harus mengedepankan sikap pantang menyerah, semangat bela negara yang tinggi, jujur dan disiplin agar dapat mengantarkan NKRI menjadi negara besar dan disegani.

Usai menyampaikan pembekalannya, acara dilanjutkan dengan pemberian cindera mata dari Menhan RI kepada Dansatgas, dan Bupati Parigi Moutong serta penanaman pohon dipantai Kayu Bura Parigi Moutong.(tni/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Pramuka
 
  Panglima TNI: Pramuka Harapan Bangsa Kejayaan Indonesia
  Panglima TNI Dijadwalkan Membuka Rakernas Gerakan Pramuka
  Kwarnas Pramuka dan Antangin Junior: Berkemah Sekaligus Berkompetisi di ISC
  Presiden Resmikan Jambore Nasional X di Cibubur, Pramuka Lebih Produktif
  Pusdirga Gelar Scoute Media Camp di Jamnas Pramuka di Cibubur
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2