JAKARTA, Berita HUKUM - Dua pembalap asal Malang, Jawa Timur Popo Ariyanto Sejati dan Poernomo akan bertarung di kejuaraan "Specialized Asia Pasific Downhill Challenge". Kedua pembalap yang tergabung di Pelatnas ini akan bertarung dengan pembalap kelas dunia seperti Amerika, Ukraina, di Cikole, Kawasan gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat 18-19 November 2012. Meski dikejuaraan Internasional sebelumnya di Italia 2 bulan yang lalu, kedua pembalap masih gagal berprestasi, namun untuk meraih medali emas di ajang Sea Games ini mereka tidak sungkan bersaing, tapi kali ini mereka berjanji akan membawa nama Indonesia disegani.
Popo dan Poernomo adalah dua pembalap Downhill terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Karena itulah, dari delapan pembalap Pelatnas yang rencananya diikutkan di event ini, mereka menjadi pembalap pertama yang sudah dipastikan diikutkan oleh Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI).
Edmon JT. Simorangkir, Ketua PB ISSI mengatakan, Indonesia tidak ingin menurunkan pembalap yang tidak berkualitas. Untuk itu, sampai saat ini PB ISSI mengaku belum tahu pasti siapa saja yang akan ikut dikejuaraan ini. "Kemungkinan ada delapan atlet Pelatnas yang akan ikut kejuaraan ini. Tapi yang sudah benar-benar Pasti adalah pembalap asal malang, Popo dan Poernomo. Karena mereka sudah benar-benar siap," katanya, Kamis 15/11).
Bukan berarti PB ISSI kekurangan atlet, katanya, tapi Ia tidak ingin menurunkan pembalap yang tidak siap. "Lebih baik kita tidak menurunkan atlet Pelatnas dari pada nanti tidak maksimal. Kalau mereka (Popo dan Poernomo) sudah dijamin. Kejuaan ini juga sebagai persiapan kami di ASEAN Games," ujarnya.
Benar apa yang dikatakan Edmon, sang pembalap, Popo mengaku sudah siap 100 persen untuk membanggakan klubnya (Unite Biked) dan Indonesia di ajang Internasional ini. Ia siap bersaing dengan pembalap berkelas World Class Rider seperti Mitch Ropelato (USA), Gee Atherton (UK), Marc Beaumont (UK), dan masih banyak lagi. "Saya pernah bertemu dengan mereka (atlet asing) pada Wolrd Cup di Italia dua bulan lalu. Saat itu hasilnya tidak maksimal, kali ini saya tidak ingin lengah dan berusaha memberikan yang terbaik," kata Popo.
Peraih medali emas SEA Games 2009 ini tidak perlu diragukan lagu kualitasnya. Hampir semua atlet asing yang ada termasuk jajaran atas atlet terbaik dunia pernah Ia lawan. Meski demikian, dalam perlombaan pasti ada kalah dan menang. "Saya belum tahu lintasan Cikole (lintasan yang akan dipakai), itu sebenarnya suatu kerugian. Sebab kita tuan rumah seharusnya diuntungkan. Tapi saya tetap optimis juara," tegasnya.
Tekad bulat juga diutarakan rekan satu klubnya yang juga asal Malang, Poernomo. Pembalap peraih medali emas di SEA Games 2011 ini mengungkapkan, persaingan memang akan lebih ketat dengan datangnya atlet asing. Bahkan sangat berat untuk mengalahkan para pembalap kelas dunia itu "Tapi kita harus optimis. Maunya pasti menang, target tetap yang terbaik," katanya.
Kujuaraan Specialized Asia Pacific Downhill Challenge 2012 ini akan menempuh jarak lebih kurang 1,6 km dan lintasan yang akan dilalui telah didesain secara khusus guna membuktikan jika Indonesia memiliki trek yang menantang. Jalur yang akan dilalui ini sebelumnya pernah digunakan untuk Kejurnas MTB Downhill, namun khusus untuk kejuaraan internasional tersebut tantangan yang ada jauh lebih berat.
Kejuaraan ini sudah menjadi agenda rutin tiap tahun, di Jawa Barat ini merupakan keempat kalinya. Sebelumnya di Cilegon (2009), Malang (2010), dan Sentul (2011). Di Jawa Barat kali diikuti 260 peserta baik lokal maupun asing. Mereka akan memperebutkan hadiah uang Rp.150 juta. Ada 14 kategori yang diperlombakan yakni Men Elite, Women Elite, Men Expert, Junior, Men Sport, Master A,B,C, Master Expert, A,B,C, Women Open, dan Youth.(bhc/put) |