Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Bentrokan
Paska Bentrok, Polisi Berkoordinasi Dengan Unpam
Sunday 21 Oct 2012 17:44:24
 

Saat Kejadian Aksi Demo Mahasiswa Unpam yang ahirnya terjadi Bentrok dengan Polisi.(Foto: BeritaHUKUM.com/mzd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Pasca terjadinya bentrok antara mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam), Kamis (18/10), jajaran Muspiko Tangerang Selatan dan Polres Metro Jakarta Selatan beserta pihak Unpam melakukan pertemuan.
Pertemuan yang juga dihadiri beberapa tokoh masyarakat, tokoh agama, alumni Unpam dan wartawan berbagai media ini dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membahas kejadian kemarin siang. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tersebut terasa amat kental di sepanjang pertemuan yang di gelar di RM. Sederhana, Pamulang, Tangerang Selatan, Jum'at (19/10) siang.

"Situasi sudah kondusif, saat ini kami meliburkan anak-anak supaya tenang dulu" ucap rektor Unpam, Drs. MM. H. Dayat Hidayat ketika di tanya wartawan usai pertemuan.

"Mahasiswa kami merupakan mahasiswa baik-baik, mereka berasal dari daerah dan mau belajar disini (Unpam). Kami pun akan mengantar mereka menjadi Sarjana yang baik." sambung Dayat Hidayat.

Disinggung mengenai beberapa mahasiswanya yang diamankan oleh petugas, Dayat Hidayat menjelaskan bahwa salah satu orang yang diamankan petugas yang diduga sebagai penggerak dan provokator terjadinya bentrok tersebut bukanlah mahasiswa aktif Unpam.

"Yudi sudah tidak kuliah lagi disini, dia itu alumni 2-3 tahun yang lalu namun masih sering beraktifitas di sekitar kampus. Teman-teman seangkatan dia itu sudah terbang kemana-mana, koq dia malah masih berkutat disini" terangnya.

Sedangkan Kapolres Metro Jaksel, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat S.iK, MH ketika di tanyai wartawan mengenai perkembangan kasus tersebut menyatakan bahwa saat ini penanganannya di pegang oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan dari dokter yang menangani korban mahasiswa Unpam yang diduga tertembak bahwa korban sudah membaik.

"Berdasarakan keterangan dokter, kondisi Fery Irawan sudah membaik, setelah melakukan operasi bedah ringan diketahui terdapat gumpalan darah di perut Fery. Jadi bukan karena peluru tajam," ujar Kapolres.

Dalam kesempatan itu pula, pihak rektorat Unpam menyayangkan terjadinya bentrok kemarin dan menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua mahasiswa.

"Kejadian ini merupakan pembelajaran yang sangat berharga bagi kita semua dan kedepannya, kerjasama yang telah terjalin dengan baik antara Universitas Pamulang dan Kepolisian akan semakin meningkat. Kita sudah akrab dengan Polsek, Polres dan sekarang dengan Wakapolri. Jadinya akan semakin mudah untuk berkoordinasi" tutur Dayat Hidayat.(rls/dhp/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Bentrokan
 
  Danramil 02 Adonara Memfasilitasi Perdamaian Perang Antar Suku yang Menewaskan 6 Orang
  Danramil 02 Adonara: Bentrokan Antar Suku di Desa Sandosi Situasi Kini Kondusif Aman Terkendali
  Bentrokan Antara 2 Suku di Adonara, 6 Orang Tewas
  2 Hari Bentrok Antarwarga Adonara Tengah di Flores Timur, 1 Tewas dan 3 Luka-luka
  Bentrok Kembali Terjadi di Buton, 2 Warga Tewas 8 Luka-luka dan 87 Rumah Terbakar
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2