Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
LIRA
Parsindo - LIRA: Kritik Konstruktif agar Negara Ini Dikelola dengan Manajemen Lebih Baik
Thursday 17 Sep 2015 05:04:26
 

HM Jusuf Rizal, SE, M.Si Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) ang juga sebagai Ketua Umum Ormas Perisai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) saat memberikan keterangan Pers, di Jakarta, Rabu (16/9).(Foto: BH/mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - HM. Jusuf Rizal sebagai Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) yang juga sebagai Ketua Umum Ormas Perisai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) mengutarakan bahwa, menyelenggarakan seminar untuk meneropong kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla dalam bidang Politik, Demokrasi, Ekonomi, dan Hukum, saat memberikan keterangan pers kepada para wartawan pada Rabu (16/9) siang, di sela Musyawarah Nasional (Munas) II LIRA di Hotel Bidakara, Jakarta.

"Saat ini, pemerintahan dijalankan Jokowi-JK, maka LIRA akan pro pemerintahan, namun tetap kritis. Tentu saja dalam realitas ada yang kurang pas, karena itulah bentuk kecintaan Ormas Perisai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) dan LIRA kepada Pemerintah. Kritik konstruktif agar negara ini dikelola dengan manajemen lebih baik," tegas Jusuf Rizal.

Dewasa ini terjadi masalah-masalah ekonomi termasuk perihal dollar yang semakin menguat, dimana pengelolaan manajemen dan liberalisasi demokrasi di Indonesia. "Tujuannya adalah, kita ingin menggali pemikiran tokoh yang kritis dalam menyikapi perkembangan ekonomi, politik, demokrasi, hukum dan harus dikembalikan kepada UUD'45. Nantinya, pemikiran-pemikiran kritis ini akan menjadi rekomendasi politik dari LIRA dan Parsindo, untuk disampaikan kepada Pemerintahan Jokowi-JK," jelas HM Jusuf Rizal, SE, M.Si..

Seperti diketahui, kemarin dalam acara Seminar yang diadakan pada Musyawarah Nasional (Munas) ke-2 LIRA di Hotel Bidakara pada 15-17 September, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo yang juga turut hadir membuka Musyawarah Nasional pada, Selasa (15/9). Selain itu ada juga Wakil Ketua MUI KH Marsudi Suud, Wakil Ketua MPR Mahyudin, Ketua Bidang Hukum Partai Demokrat Ruhut Sitompul, dan artis Nia Daniati.

Sementara, pada hari kedua Munas di Rabu (16/7), mengundang Mahfud MD, Marzuki Ali, Ichsanuddin Noersy selaku narasumber yang mengisi pada sesi seminarnya. "Pemikiran mereka cukup mewakili ke-Indonesiaan dan sesuai dengan masing-masing, dalam rangka meneropong Pemerintahan Jokowi-JK," tambah Jusuf Rizal.

Pikiran-pikiran ini kita harapkan memperoleh solusi solusi, "serta pendekatan-pendekatan agar jangan sampai kondisi yang tidak stabil terus menerus nantinya dapat menyebabkan "untrust" bagi masyarakat, dan menyebabkan ketidakstabilan ekonomi, politik dan sosial di masyarakat itu," ujarnya.

Maka, kita berikan hal-hal yang sepatutnya dilakukan agar tingkat kepercayan makin baik, "tingkat pencapaian untuk memberikan pembangunan lebih baik demi keadilan dan kemakmuran masyarakat tercapai," tandasnya.(bh/mnd)



 
   Berita Terkait > LIRA
 
  Parsindo - LIRA: Kritik Konstruktif agar Negara Ini Dikelola dengan Manajemen Lebih Baik
  Penegakan Hukum Syariat Islam Aceh Tidak Memiliki Konsep yang Jelas
  LIRA: Pejabat & DPRK Langsa Predator Dana APBK
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2